Harga Eteherum Anjlok, Dampak dari Tekanan di Pasar Kripto

Ethereum.(decrypt)

ASIAWORLDVIEW Ethereum (ETH) kembali mengalami tekanan besar di pasar kripto, turun lebih dari 10% dalam 24 jam terakhir. Kini berada di bawah level psikologis USD2.500.

Penurunan ini terjadi setelah ETH gagal menembus resistance di USD2.850, memicu aksi jual besar-besaran yang menyeret harga lebih rendah.

Dengan tren bearish yang masih mendominasi, pertanyaan besar muncul: apakah ini peluang emas untuk membeli Ethereum dengan harga lebih murah, atau justru awal dari penurunan yang lebih dalam?

Baca Juga: Harga Ethereum Masuk Daftar Catatan Terburuk selama Februari 2025

Harga ETH mulai merosot dengan cepat, menembus level support penting di USD2.720 dan USD2.650, yang sebelumnya menjadi batas pertahanan kuat bagi para investor.

Anjloknya harga ini juga dipengaruhi oleh sentimen negatif yang melanda pasar kripto secara keseluruhan, dengan Bitcoin yang juga mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir.

Saat ini, ETH diperdagangkan di bawah USD2.600 dan berada di bawah 100-hourly Simple Moving Average (SMA), menandakan bahwa tekanan jual masih kuat. Indikator teknikal juga menunjukkan pola bearish, dengan terbentuknya garis tren menurun di sekitar USD2.600 yang kini menjadi level resistance utama. Jika harga gagal menembus level ini, Ethereum bisa terus terjebak dalam tren turun dalam waktu dekat.