ASIAWORLDVIEW – Saat ini, kurs Ethereum atau ETH berada di leval USD2,750, setelah dua minggu berjuang menembus level USD2,700. Meskipun harga tetap bertahan di atas support utama, ETH masih terjebak di bawah resistensi kuat, yang membuat arah pergerakan harga masih tidak pasti.
Level krusial yang harus ditembus oleh para pembeli adalah $2,800, yang selama beberapa minggu terakhir menjadi zona pasokan yang kuat.
Jika ETH berhasil menutup harga di atas level ini dan bertahan, momentum bullish bisa meningkat, memungkinkan terjadinya breakout ke level berikutnya, yaitu Moving Average 200-hari di sekitar USD2,930. Jika ETH mampu menembus level ini, maka target berikutnya adalah USD3,000.
Baca Juga: Harga Ethereum Menuju USD15.000: Apakah Bisa Segera Terjadi?
Dengan pergerakan harga yang semakin menyempit, kemungkinan breakout atau breakdown dalam waktu dekat semakin tinggi. Para bull harus segera mengambil alih kendali, atau ETH bisa semakin tertekan ke level harga yang lebih rendah.
Namun, jika ETH kembali gagal menembus $2,800 dan mengalami penolakan, maka tekanan jual bisa kembali meningkat. Dalam skenario ini, harga bisa turun kembali ke sekitar $2,600, menguji zona permintaan yang lebih rendah.
Dalam beberapa hari ke depan, pergerakan Ethereum akan sangat penting dalam menentukan arah jangka pendeknya. Jika harga berhasil naik di atas resistensi utama, maka kepercayaan terhadap pemulihan ETH akan semakin kuat.
Namun, jika tekanan jual masih mendominasi, ETH bisa mengalami koreksi lebih dalam sebelum akhirnya menemukan momentum pemulihan.
