ASIAWORLDVIEW – Guadalajara, salah satu kota tuan rumah penting di Meksiko untuk Piala Dunia FIFA 2026, yang terkenal sebagai tempat kelahiran musik mariachi dan budaya tequila. Kota ini secara sempurna menggabungkan atmosfer sepak bola yang penuh gairah, arsitektur kolonial klasik, dan adat istiadat rakyat Meksiko yang otentik, menarik para penggemar sepak bola yang ingin merasakan budaya Latin lokal yang murni.
Kota terbesar kedua di Meksiko ini menjadi tuan rumah Piala Dunia pria untuk ketiga kalinya setelah sebelumnya menggelar pertandingan pada tahun 1970 dan 1986. Sebagai pintu gerbang menuju wilayah pangasii tequila Meksiko, Guadalajara menjanjikan pengalaman otentik bagi para penggemar sepak bola yang melakukan perjalanan ke Piala Dunia FIFA 2026.
Stadion Guadalajara terletak di Zapopan di tepi barat wilayah metropolitan dan memiliki kapasitas sekitar 48.000 penonton. Dibuka pada tahun 2010, desainnya yang khas terinspirasi oleh gunung berapi yang menjulang dari lanskap, menjadikannya salah satu stadion yang paling mudah dikenali di Meksiko, mengutip Euronews, Rabu (7/7/2026).
Para penggemar sebaiknya menyediakan waktu tambahan untuk perjalanan pada hari pertandingan, terutama untuk laga Meksiko melawan Korea Selatan, yang diperkirakan akan menarik banyak pengunjung. Transportasi umum dan layanan antar-jemput terorganisir kemungkinan akan menjadi cara termudah untuk mencapai stadion.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor: 104 Pertandingan, 48 Tim
Festival Penggemar FIFA menjadi salah satu titik berkumpul utama kota selama turnamen, menyatukan para pendukung untuk menonton pertandingan langsung. Kemeriahannya juga termasuk konser, pertunjukan budaya, dan menikmati pengalaman kuliner.
Sepak bola mendominasi lanskap olahraga di Guadalajara. Kota ini menjadi rumah bagi Club Deportivo Guadalajara, yang lebih dikenal sebagai Chivas, salah satu klub sepak bola paling sukses dan paling banyak didukung di Meksiko. Stadion kandang mereka, Estadio Akron, telah menjadi salah satu tempat olahraga paling modern di negara ini.
Guadalajara dipenuhi dengan bangunan-bangunan bersejarah peninggalan era kolonial, termasuk katedral kota yang memiliki dua menara, Istana Pemerintah, dan Hospicio Cabañas yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Pengunjung dapat berjalan-jalan di alun-alun yang dipenuhi pemain mariachi sebelum menjelajahi jalan-jalan berwarna-warni di Tlaquepaque, yang dikenal dengan bengkel-bengkel pengrajin, galeri, dan arsitektur tradisionalnya.
Kota ini terkenal dengan birria, semur daging yang dimasak perlahan dan sering dinikmati dengan tortilla. Selain itu, tortas ahogadas, roti lapis renyah yang disajikan dengan saus berbasis tomat pedas.
Pasar tradisional seperti Mercado San Juan de Dios memberikan gambaran kehidupan lokal, sementara restoran modern membantu memposisikan Guadalajara sebagai salah satu destinasi gastronomi yang sedang berkembang di Meksiko.
