Coach: Olahraga Bisa Dimulai dari Hal Kecil Sehari-hari

ASIAWORLDVIEW – Fenomena “malas gerak” di Indonesia bukan sekadar masalah individu, tetapi ancaman kesehatan masyarakat yang nyata. Mengubah kebiasaan tersebut harus dimulai dari dalam diri.

Olahraga atau gaya hidup aktif sebaiknya dimulai dari hal-hal kecil yang bisa dilakukan setiap hari, tanpa harus menunggu kesempatan besar atau fasilitas khusus. Salah satu langkah sederhana adalah dengan mengurangi penggunaan transportasi online dan lebih banyak berjalan kaki atau bersepeda untuk aktivitas jarak dekat.

“Kebiasaan ini bukan hanya membantu tubuh tetap aktif, tetapi juga melatih otot, meningkatkan stamina, serta menjaga kesehatan jantung. Dengan tidak malas bergerak, tubuh akan terbiasa melakukan aktivitas fisik ringan yang secara bertahap bisa berkembang menjadi rutinitas olahraga lebih teratur” kata Fahmy Qurusy, Fitness Coach dan Lifestyle Influencer di acara media gathering yang dihelat Powerade di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga: Semangat Gaya Hidup Aktif di Power Arena

Hal penting perlu diketahui saat olahraga, tambahnya, sejatinya harus dilakukan atas dasar keinginan dari dalam diri, bukan sekadar paksaan atau dorongan eksternal. Ketika seseorang berolahraga karena motivasi intrinsik, aktivitas fisik tersebut akan terasa lebih ringan, menyenangkan, dan berkelanjutan.

Dorongan dari dalam diri biasanya lahir dari kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, keinginan untuk memiliki tubuh yang bugar, atau bahkan sekadar rasa senang saat bergerak.

“Dengan motivasi internal, olahraga tidak lagi dipandang sebagai kewajiban yang melelahkan, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup yang memberi energi positif,” ia menambahkan.

Selain itu, olahraga yang dilakukan dengan niat tulus dari hati akan lebih konsisten karena tidak bergantung pada faktor luar seperti tren, ajakan teman, atau fasilitas mewah. Misalnya, seseorang yang benar-benar ingin sehat akan tetap berusaha berjalan kaki meski tidak memiliki akses ke gym, atau memilih bersepeda untuk aktivitas jarak dekat.

“Motivasi internal juga membantu membentuk disiplin, karena tubuh dan pikiran terbiasa menerima olahraga sebagai kebutuhan, bukan beban,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *