Vivo X Fold 6 Resmi Meluncur, Foldable dengan Chip MediaTek dan Kamera 200MP

Vivo X Fold 6

ASIAWORLDVIEW – Vivo telah meluncurkan smartphone lipat bergaya buku terbarunya, Vivo X Fold 6. Hal ini menandai tonggak sejarah penting bagi merek tersebut karena menjadi smartphone lipat pertama yang dilengkapi chipset MediaTek, sementara generasi sebelumnya mengandalkan prosesor Snapdragon.

Perangkat ini juga dilengkapi baterai terbesar yang pernah ada pada perangkat lipat Vivo serta memperkenalkan sistem kamera belakang 200 megapiksel pertama dari merek tersebut pada perangkat lipat. Baca terus untuk mengetahui semua yang ditawarkan oleh Vivo X Fold 6.

Vivo X Fold 6 dilengkapi dengan layar lipat AMOLED berukuran 8,02 inci dengan resolusi 2504 x 2312, kecepatan refresh LTPO 1Hz hingga 120Hz, material bercahaya Samsung M14, kecerahan puncak hingga 5.000 nits, peredupan PWM 1.920Hz, dan kaca pelindung UTG.

Layar luar berukuran 6,51 inci dengan resolusi 2528 x 1120, kecepatan refresh LTPO 1Hz hingga 120Hz, panel BOE Q11, kecerahan puncak hingga 5.000 nits, dan perlindungan Armour Glass generasi kedua. Baik layar luar maupun layar dalam dilengkapi dengan kamera selfie 20 megapiksel.

Baca Juga: Vivo X Fold 6 Hadir dengan Desain Baru dan Fitur AI Canggih

Vivo X Fold 6 menonjol sebagai ponsel lipat kelas flagship yang menggabungkan kemampuan fotografi profesional dan daya tahan baterai tinggi dengan performa komputasi mutakhir. Sistem kamera belakangnya terdiri dari kamera utama Samsung HPB 200 MP dengan OIS dan kamera ultra‑lebar 50 MP.

Ponsel ini juga dibekali kamera telefoto periskop Sony LYTIA 602 50 MP yang dilengkapi teknologi VCS dan OIS. Bahkan konfigurasi yang tidak hanya menawarkan resolusi ekstrem tetapi juga fleksibilitas optik, termasuk dukungan aksesori Vivo Zeiss Teleconverter G2. Jangkauan zoom dan kualitas gambar yang lebih baik pada berbagai kondisi.

Di sisi performa, perangkat ditenagai oleh MediaTek Dimensity 9500 Super Edition yang dipadukan dengan chip pengolahan gambar Vivo V3+, RAM LPDDR5X Ultra, dan penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi sempurna yang menjanjikan kecepatan pemrosesan, throughput I/O tinggi, dan kemampuan pengolahan gambar serta video real‑time, berguna untuk perekaman 4K/8K, pemrosesan HDR, dan fitur AI‑enhanced photography.

Untuk aspek daya menjadi keunggulan lain. Ponsel ini dibekali baterai Blue Ocean 7.000 mAh dengan teknologi solid‑state generasi ketiga. Menghadirkan kapasitas terbesar yang pernah dipasang Vivo pada perangkat lipat, memberi durasi pakai panjang meski untuk layar besar dan beban kerja berat.

Sementara dukungan pengisian kabel 80W, nirkabel 40W, dan pengisian balik 5W memastikan pengisian cepat dan kemampuan mengisi perangkat lain; secara perangkat lunak, X Fold 6 menjalankan OriginOS 6 Fold berbasis Android 16, yang dioptimalkan untuk pengalaman layar lipat. Kecanggihan ini meliputi kontinuitas aplikasi, multitasking layar ganda, dan penyesuaian UI untuk skenario fotografi serta produktivitas.

Fitur unggulan lainnya meliputi sertifikasi IP58 dan IP59, Wi-Fi 7, USB 3.2 Gen 1, NFC, pemancar IR, motor linier sumbu-X. Selain itu, dibekali speaker stereo, dan pemindai sidik jari yang terpasang di sisi.

Perangkat ini memiliki ketebalan 4,4 mm hingga 4,8 mm saat dibuka, 9,4 mm hingga 9,9 mm saat dilipat. Ponsel lipat yang cukup ringan, dengan berat antara 228 g hingga 235 g. Ponsel ini baru dirilis di China, masih belum diketahui kapan peluncurannya secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *