ASIAWORLDVIEW – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap rencana pembentukan tim khusus yang bertugas mengawasi penggunaan dana dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Mereka akan ditempatkan di seluruh kabupaten dan kota untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai tujua
“Singkatnya, pengawasan akan lebih terstruktur karena kantor saya akan turut serta dalam tugas ini; BGN tidak akan bekerja sendirian. Tidak akan ada kolusi di antara kami,” kata Menkeu Purbaya di Jakarta.
Tim ini terdiri dari pejabat Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Direktorat Jenderal Aset Negara yang dikerahkan oleh Kementerian Keuangan sebagai dukungan operasional kepada Badan Gizi Nasional (BGN), dengan tugas memantau penyerapan dana, menilai kepatuhan prosedural, mendeteksi potensi penyimpangan atau kolusi, serta memberikan rekomendasi perbaikan pengelolaan anggaran.
Baca Juga: Menu MBG Sehat: Hindari Ayam dan Ikan Kurang Matang, Pemicu Gangguan Pencernaan
“Tim pengawasan akan mulai beroperasi minggu depan, dengan mencatat bahwa evaluasi pelaksanaan MBG dan penyerapan anggaran akan dilakukan setiap dua bulan,” ia menambahkan.
Pengawasan akan dilakukan secara terstruktur melalui evaluasi berkala setiap dua bulan, pelaporan temuan lapangan, dan intervensi cepat bila ditemukan indikasi penyalahgunaan. Selain itu, memperkuat kapasitas sumber daya manusia BGN melalui pendampingan teknis agar pengelolaan anggaran lebih efisien
“Langkah ini dapat membantu memperkuat sinergi antara Kementerian Keuangan dan BGN dalam mewujudkan keberhasilan program MBG,” pungkasnya.
