ASIAWORLDVIEW – Tren menuju platform keamanan siber terpadu semakin banyak diadopsi oleh perusahaan. Platform keamanan terpadu ini dianggap lebih efektif hadapi ancaman di dunia maya yang terus berkembang.
Arthur Siahaan, Technical Solutions Manager, Palo Alto Networks Indonesia, menjelaskan, dengan satu platform keamanan siber terpadu (unified platform), yang memungkinkan visibilitas dan kontrol yang lebih baik. Selain itu, pengelolaan ancaman yang lebih adaptif. Hal ini dapat mengatasi kerumitan sistem keamanan, karena pengawasan menjadi lebih efisien.
“Langkah ini bisa mengkonsolidasikan berbagai alat keamanan ke dalam satu platform, perusahaan dapat memiliki pandangan yang lebih holistik dan terpusat terhadap infrastruktur keamanan mereka. Ini memungkinkan identifikasi ancaman lebih cepat dan respons yang lebih terkoordinasi,” ia menyebutkan dalam acara virtual dengan Palo Alto.
Baca Juga: Deepfake Jadi Ancaman Cyber Berbahaya, Membuat Korban Percaya
Platform terpadu biasanya dilengkapi dengan teknologi AI dan pembelajaran mesin yang dapat menganalisis pola ancaman dan adaptasi terhadap serangan baru secara lebih efektif. Ini membuat sistem keamanan lebih dinamis dan responsif.
“Menggunakan satu platform dapat mengurangi kerumitan dalam pengelolaan dan pengawasan sistem keamanan. Ini juga dapat mengurangi risiko kesalahan manusia dan meningkatkan efisiensi operasional,” pungkasnya.
Dengan mengurangi kebutuhan untuk memelihara berbagai alat dan sistem yang terpisah, perusahaan dapat mengurangi biaya yang terkait dengan keamanan siber. Peralihan ke satu platform keamanan siber terpadu adalah langkah penting untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks di dunia digital.
