ASIAWORLDVIEW – Konser reuni F4 tengah ramai dibicarakan di media sosial. Gelaran “F✦FOREVER City of Stars Concert Tour” yang digelar selama tiga hari, dari tanggal 28 hingga 30 Mei, di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.
Setelah sukses dengan hari pertamanya, konser pada Jumat (29/5/2026), malam ini kembali mengajak para penggemar untuk bernostalgia. Tiga personel yang tampil adalah Jerry Yan, Van Ness Wu (Vanness Wu), dan Vic Chou, yang melengkapi formasi F4 bersama Ken Chu yang hadir penuh di hari kedua menurut beberapa laporan, serta dibintangi oleh bintang tamu spesial, Ashin, sang vokalis dari grup rock ternama Taiwan, Mayday.
Sejak siang hari, ribuan orang sudah memadati area GBK dengan atribut idola mereka, mulai dari kaos bergambar personel F4, lightstick, hingga poster yang penuh warna. Ketika pintu utama dibuka, riuh sorak sorai semakin menggema, menandakan betapa besar kerinduan mereka terhadap grup yang pernah melambungkan nama lewat drama legendaris Meteor Garden.
Konser ini menjadi bukti nyata bahwa setelah lebih dari dua dekade berlalu, pesona F4 dan drama legendaris “Meteor Garden” yang melambungkan nama mereka pada awal tahun 2000-an, masih begitu kuat dan hidup di hati para penggemar lintas generasi.
Baca Juga: Antusiasme Fans Tak Terbendung Jelang Konser G-DRAGON di Jakarta
Dengan jadwal yang telah ditetapkan, pintu gerbang utama area luar (Outer Ring) dibuka mulai pukul 12.00 WIB untuk penukaran tiket dan akses ke stan makanan, sementara pintu masuk utama ruang konser (Main Hall) dibuka pada pukul 18.00 WIB sebelum pertunjukan utama dimulai tepat pada pukul 20.00 WIB.
Suasana konser reuni F4 di Indonesia benar-benar meriah dan penuh energi, mencerminkan antusiasme luar biasa dari para penggemar lintas generasi. Sejak siang hari, ribuan orang sudah memadati area GBK dengan atribut idola mereka, mulai dari kaos bergambar personel F4, lightstick, hingga poster yang penuh warna. Ketika pintu utama dibuka, riuh sorak sorai semakin menggema, menandakan betapa besar kerinduan mereka terhadap grup yang pernah melambungkan nama lewat drama legendaris Meteor Garden.
Saat konser dimulai, atmosfer berubah menjadi lautan nostalgia. Lagu-lagu ikonik seperti Meteor Rain, Baby Baby, dan Te Amo (Wo Ai Ni) dinyanyikan bersama-sama oleh puluhan ribu penonton. Konser F4 ini menciptakan harmoni yang menggetarkan arena.
Lebih dari sekadar konser, “Knser F4” pada 29 Mei 2026 sebuah fenomena budaya. Selain itu, menjadi perayaan nostalgia, dan sebuah bukti kekuatan musik dan drama dalam menyatukan lintas generasi di Indonesia.
Antusiasme yang luar biasa terlihat dari habisnya seluruh tiket konser untuk tiga hari pertunjukan, yang semula direncanakan hanya satu hari, kemudian diperpanjang menjadi tiga hari karena tingginya permintaan. Menyadari skala dan kompleksitas teknis produksi panggung yang megah, pihak promotor, Color Asia Live.
Bahkan sempat mengubah jadwal konser dari tanggal 30-31 Mei menjadi 29-30 Mei, untuk memastikan kelancaran dan keamanan pertunjukan. Perubahan ini disampaikan dengan permohonan maaf kepada publik dan tetap disambut antusiasme tinggi dari para penggemar yang disebut-sebut telah menantikan reuni ini selama 23 tahun.
