ASIAWORLDVIEW – Merek ponsel pintar mewah Vertu baru saja meluncurkan perangkat lipat terbarunya yang bernama Alphafold, yang ditujukan bagi pembeli yang mengutamakan eksklusivitas sekaligus fitur-fitur ponsel pintar. Perusahaan ini memposisikan ponsel tersebut sebagai perangkat premium yang berfokus pada bisnis dan didukung oleh Artificial Intelligence (AI).
Sementara harganya yang sangat tinggi telah menarik perhatian di dunia maya. Selain desain lipatnya, Vertu juga menonjolkan bahan-bahan mewah, alat bantu AI yang berfokus pada perusahaan, serta fitur-fitur privasi.
Vertu Alphafold dijual mulai dari USD6.880 atau sekitar Rp122 juta untuk edisi kulit sapi standar. Pembeli yang menginginkan finishing lebih mewah harus mengeluarkan biaya jauh lebih tinggi, karena varian kulit buaya dibanderol seharga USD8.800 atau sekitar Rp158 juta.
Vertu juga menawarkan versi kustom ultra-mewah dengan detail emas dan aksen berlian, dengan harga mencapai USD46.800 atau sekitar Rp832 juta. Dengan harga tersebut, Alphafold harganya beberapa kali lipat lebih mahal daripada ponsel lipat andalan dari merek seperti Samsung, Oppo, dan HUAWEI.
Baca Juga: Belum Rilis, iPhone 18 Pro Sudah Bisa Dipesan Versi Mewah Caviar
Berbeda dengan ponsel lipat mainstream yang berfokus pada kamera atau hiburan, Vertu memasarkan Alphafold sebagai perangkat AI berorientasi bisnis. Ponsel ini dilengkapi dengan sistem AI bernama Hermes Agent yang dilaporkan dapat mengelola jadwal, persetujuan, rencana perjalanan, koordinasi alur kerja, dan tugas-tugas terkait perusahaan menggunakan perintah bahasa alami. Menurut perusahaan, AI ini juga dapat berinteraksi dengan berbagai aplikasi dan sistem perusahaan seperti platform ERP dan CRM.
Vertu menyatakan asisten AI ini dapat terhubung dengan layanan seperti Gmail, Google Calendar, Maps, WhatsApp, Telegram, Facebook, Amazon, dan alat produktivitas lainnya. Perusahaan juga mengklaim bahwa informasi sensitif dapat diproses secara lokal di perangkat dengan bantuan chip keamanan A5 khusus. Tugas berisiko tinggi, termasuk persetujuan keuangan, tetap memerlukan konfirmasi manual dari pengguna.
Vertu Alphafold dilengkapi dengan layar OLED lipat berukuran 8,05 inci serta layar luar berukuran 6,53 inci, keduanya mendukung kecepatan refresh 120Hz. Perangkat ini ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite dan dilengkapi baterai silikon-karbon berkapasitas 6.500mAh dengan dukungan pengisian daya cepat baik melalui kabel maupun nirkabel. Di sektor kamera, ponsel ini dilengkapi dengan sensor utama 50 megapiksel, kamera ultrawide 50 megapiksel, dan lensa telefoto 5 megapiksel.
Perusahaan menyatakan engselnya menggunakan bahan titanium dan serat karbon, serta dirancang untuk tahan hingga 650.000 kali lipatan. Vertu juga terus memperkuat citra merek mewahnya dengan sentuhan akhir buatan tangan, pilihan kulit eksotis, layanan concierge, dan detail kustom untuk pembeli yang bersedia mengeluarkan lebih banyak uang.
Ponsel lipat masih merupakan kategori yang relatif niche secara global, namun Vertu jelas yakin ada ruang untuk perangkat ultra-mewah yang menggabungkan alat AI dengan kerajinan tangan premium. Apakah pembeli akan mengeluarkan beberapa lakh untuk ponsel lipat masih harus dilihat.
