Tantang Solana, Revolusi Transaksi Ethereum Real-Time dengan ETHGas

Ethereum

ASIAWORLDVIEW Ethereum memiliki proyek ambisius bernama ETHGas—bukan sekadar peningkatan biasa, melainkan sebuah arsitektur ulang total terhadap bagaimana Ethereum memproses transaksi. Proyek ini bertujuan untuk mengubah Ethereum mainnet dari sistem yang lambat menjadi “Ethereum Real-Time”, sehingga mampu bersaing langsung dengan performa eksekusi Solana, Hyperliquid, dan berbagai solusi Layer 2 sekalipun.

Proyek ETHGas tidak mengubah waktu block time (tetap 12 detik per blok). Sebagai gantinya, ETHGas “memotong” setiap blok menjadi 240 sub-slot dengan durasi masing-masing 50 milidetik. Ini analog seperti mengubah setiap truk logistik yang tiba setiap 12 jam menjadi 240 motor kurir yang berangkat setiap 30 menit dalam kerangka waktu yang sama.

Di Ethereum saat ini, mekanisme pasar terjadi hanya sekali setiap 12 detik ketika blok baru ditambang. ETHGas meledakkan satu momen pasar yang lambat itu menjadi 240 momen harga berkelanjutan setiap 12 detik.

Baca Juga: Bank of America Kurangi Eksposur Ethereum, Pertahankan XRP dan Solana

Dengan adanya perubahan ini, Ethereum untuk melayani kebutuhan para market maker dan dana HFT yang selama ini bergantung pada latency ekstrem rendah di bursa tersentralisasi (CEX). Para market maker otomatis dapat bereaksi terhadap pergerakan harga dan menyetel ulang kuotasi mereka dalam hitungan milidetik. Para penyedia likuiditas (liquidity provider) di DEX seperti Uniswap juga diuntungkan karena selisih harga akibat lag berkurang drastis.

Sementara itu, serangan sandwich (jenis MEV di mana pelaku jahat “menjepit” transaksi pengguna biasa untuk meraih untung) menjadi mahal secara ekonomi karena jendela waktu untuk melakukan manipulasi menjadi sangat sempit.

Konsep ini sejalan dengan model kompetitor yang telah lebih dulu eksis, seperti SOON (Solana Optimistic Network). SOON mencapai klaim “240x lebih cepat” dengan menyematkan engine eksekusi paralel milik Solana (Solana Virtual Machine/SVM) ke dalam ekosistem Ethereum, yang memungkinkan throughput hingga 80.000 TPS (transaksi per detik).

Namun, ETHGas mengambil rute unik dengan tidak mengganti fondasi Ethereum atau pindah ke L2, melainkan “menambal” fondasi L1 itu sendiri agar menjadi real-time. Sederhananya, SOON memenangkan perlombaan dari sisi jumlah transaksi mentah (TPS), sementara ETHGas fokus memenangkan perlombaan frekuensi atau kerapatan transaksi per unit waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *