Honor 600e Resmi Meluncur, Bawa Kamera 108MP dan Pengisian Cepat 45W

Honor 600

ASIAWORLDVIEW – Honor mengumumkan melengkapi jajaran produknya di luar Honor 600 dan 600 Pro yang telah diumumkan sebelumnya. Kini, perusahaan tersebut secara diam-diam telah meluncurkan Honor 600e sebagai pilihan yang lebih terjangkau.

Honor 600e mempertahankan bahasa desain yang serupa dan banyak fitur layar yang sama. Namun menggunakan spesifikasi hardware yang lebih sederhana untuk menekan harga.

Honor 600e hadir dengan layar AMOLED 6,6 inci dengan kecepatan refresh 120Hz dan resolusi 1200 x 2600. Honor menyatakan panel ini dapat mencapai kecerahan puncak hingga 6.500 nits, dengan 2.000 nits tersedia dalam mode kecerahan tinggi saat digunakan di luar ruangan. Seperti seri lainnya, layar ini juga mendukung penyesuaian kecerahan PWM 3.840Hz.

Baca Juga: Honor 600 Series Hadir dengan Aksesori Layar Sekunder, Apa Kegunaannya?

Di bagian dalam, ponsel ini ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7100, dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan 512GB. Masih belum diketahui spesifikasi tambahan untuk varian memori lainnya.

Di bagian belakang, ponsel ini menggunakan konfigurasi kamera ganda yang dipimpin oleh sensor utama 108MP dengan aperture f/1.75. Kamera sekunder adalah kamera ultrawide 5MP. Kamera depan menggunakan sensor 16MP untuk selfie dan panggilan video.

Ditenagai oleh baterai 6.520mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 45W. Honor juga menyertakan dukungan pengisian daya terbalik, memungkinkan ponsel mengisi daya aksesori berukuran lebih kecil saat diperlukan.

Perangkat ini dilengkapi dengan MagicOS 10 berbasis Android 16 sejak awal, yang menyamai pengalaman perangkat lunak yang ditawarkan oleh model Honor 600 yang lebih mahal. Fitur lainnya termasuk ketahanan debu dan air IP66.

Ponsel ini mendapatkan dukungan NFC, speaker stereo dengan apa yang disebut Honor sebagai “volume suara stereo 300%. Selain itu, tombol perangkat keras tambahan yang mirip dengan yang terdapat pada varian standar dan Pro.

Ponsel ini baru dirilis di Peru. Masih belum diketahui kapan “mendarat” di negara lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *