ASIAWORLDVIEW – Blockchain.com, sebuah bursa kripto populer, kini telah mengajukan dokumen rahasia untuk penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Hal ini menandakan kebangkitan kembali pasar aset digital di tengah pemulihan yang terjadi belakangan ini.
Bursa kripto tersebut mengumumkan pengajuan tersebut pada hari Kamis, tepat setelah pasar aset digital mulai tenang pasca periode volatilitas dan sentimen investor yang lesu, menurut Reuters. Perubahan ini menempatkan Blockchain.com dalam kelompok perusahaan kripto yang berencana memasuki pasar saham seiring dengan perlahan membaiknya kondisi untuk go public di AS.
Sementara itu, pasar kripto juga mengalami penurunan dengan penurunan nilai aset digital sebesar miliaran dolar tahun lalu. Penjualan besar-besaran tersebut meredam antusiasme investor terhadap kesepakatan baru, sehingga menunda rencana ekspansi atau penggalangan dana beberapa perusahaan.
Namun, perubahan kebijakan terbaru di Washington telah mendorong perusahaan untuk mempertimbangkan kembali rencana IPO mereka. RUU CLARITY yang akan menciptakan regulasi lebih ketat untuk kripto baru-baru ini disetujui di komite Senat.
Baca Juga: Wall Street Percepat Reksa Dana Berbasis Blockchain, JPMorgan Ikut Melangkah
Para pelaku industri, termasuk Stuart Alderoty, Kepala Hukum (CLO) Ripple, memandang hal ini sebagai perkembangan positif dalam jangka panjang.
Perusahaan aset digital lainnya juga telah mengambil langkah serupa. Tahun lalu, Grayscale Investments mengumumkan secara rahasia rencana untuk go public.
Sekitar waktu yang sama, bursa kripto Kraken juga sedang menjalani proses IPO rahasia di New York. Hingga saat ini, kedua perusahaan tersebut belum menyelesaikan pencatatan sahamnya. Selain itu, SpaceX milik Elon Musk juga telah mengajukan permohonan IPO ke SEC AS.
Bitcoin juga menunjukkan beberapa tanda kekuatan positif dalam beberapa bulan terakhir. Kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini naik sekitar 20% dalam tiga bulan terakhir, namun harganya masih di bawah harga pada awal tahun.
Pendanaan pra-IPO memungkinkan perusahaan untuk memulai pembicaraan dengan regulator lebih awal. Namun, hal ini tidak akan membuat mereka langsung mengungkapkan rincian penawaran keuangan kepada publik. Proses ini biasanya digunakan untuk mempersiapkan IPO memasuki pasar publik sambil menilai minat investor dan kondisi pasar.
Sebagai konteks tambahan, Blockchain.com adalah platform perdagangan kripto dan dompet yang didirikan oleh Ben Reeves, Peter Smith, dan Nic Cary pada tahun 2011. Platform ini melayani pengguna di lebih dari 100 negara. Perusahaan mengklaim bahwa jaringan tersebut telah memproses transaksi senilai lebih dari $1,1 triliun dalam mata uang kripto hingga saat ini.
