XRP dan Solana Terkoreksi Menjelang Expiry

Solana.

ASIAWORLDVIEW – Opsi kripto XRP dan Solana yang akan kadaluwarsa hari ini, Jumat (15/5/2026). Kejadian ini menjadi sorotan karena berpotensi memicu volatilitas harga kedua aset tersebut.

Opsi XRP senilai USD2,55 juta akan kadaluwarsa hari ini, memicu aksi ambil untung meskipun Merex Group memiliki kepemilikan ETF XRP yang besar. Rasio put/call sebesar 1,14 dan titik “max pain” di USD1,46 menunjukkan para trader melakukan hedging untuk perlindungan terhadap penurunan harga.

Volume opsi call dalam 24 jam lebih tinggi daripada volume put, dengan rasio put/call sebesar 0,99. Hal ini mengonfirmasi sentimen bullish secara keseluruhan, di mana para trader membuka posisi call pada harga strike USD1,54 dan USD1,52 untuk tanggal 22 Mei.

Baca Juga: Western Union Luncurkan Stablecoin USDPT di Solana

Harga XRP turun dari level tertinggi 24 jam USD1,55 ke level terendah USD1,45 saat para trader menyesuaikan posisi menjelang kedaluwarsa opsi Bitcoin dan ETH senilai USD2,6 miliar. Selain itu, volume perdagangan telah naik lebih dari 83% dalam 24 jam terakhir karena XRP melampaui Bitcoin dalam hal volume di Upbit seiring Hana Bank mengakuisisi saham Dunamu senilai USD670 juta.

Sementara itu, opsi Solana senilai USD17,03 juta akan kadaluwarsa, dengan rasio put-call sebesar 1,03. Harga “max pain” adalah USD86, di bawah harga pasar saat ini sebesar USD91,20.

Harga SOL juga anjlok 3% di tengah aksi ambil untung, dengan harga terendah dan tertinggi dalam 24 jam masing-masing sebesar USD90,41 dan USD93,58. Volume perdagangan turun lebih lanjut sebesar 12% selama 24 jam terakhir.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada sentimen bullish di sebagian trader, tekanan dari opsi yang kadaluwarsa tetap menimbulkan aksi jual dan penyesuaian posisi, sehingga pasar kripto secara keseluruhan mengalami gejolak tambahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *