ASIAWORLDVIEW – Harga Pi Network semakin menguat menjelang akhir April, mengungguli Bitcoin di tengah pasar kripto yang lesu. Token ini telah naik 5,97% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di level 0,192.
Pi telah naik 10% dalam seminggu terakhir. Hal ini sebuah tanda bahwa sentimen bullish mulai kembali di kalangan para trader.
Pasar aset digital secara keseluruhan relatif datar, dengan harga Bitcoin turun 0,94% menjadi sekitar USD76.031. Bitcoin bertahan di bawah level USD78.000 dan telah ditolak di level USD80.000. Analis mengaitkan kelemahan ini dengan posisi yang masih hati-hati menjelang keputusan akhir FOMC Federal Reserve dan memudarnya optimisme geopolitik.
Aktivitas perdagangan di sekitar Pi Network melonjak. Volume harian meningkat 26% menjadi sekitar USD39,2 juta. Lonjakan ini mengindikasikan minat spekulatif, atau potensi akumulasi, bahkan tanpa adanya katalis berita signifikan yang mendesak.
Kekuatan harga Pi Network tampaknya sangat terkait dengan proses internal dan momentum berbasis peristiwa. Proyek ini berhasil menerapkan pembaruan mainnet Protokol 22.1 yang diperlukan pada awal pekan ini. Node jaringan harus memperbarui sebelum batas waktu 27 April atau mereka kehilangan hak untuk memvalidasi dan menerima hadiah.
Baca Juga: Pi Network Tampil di Consensus 2026, Soroti Identitas Digital dan AI
Pembaruan paksa ini meminimalkan keraguan terkait partisipasi jaringan. Hal ini juga mempersiapkan blockchain untuk rilis Protokol 23 berikutnya.
Aspek lain yang mendukung sentimen adalah berita bahwa pendiri Pi Network akan berbicara di Consensus Miami 2026. Acara ini dianggap sebagai salah satu konferensi terpenting di industri ini. Visibilitas semacam ini dapat membantu membangun kepercayaan komunitas dan menarik minat investor.
Meskipun momentumnya positif, masih ada potensi hambatan. Jumlah token PI yang akan dibuka dalam 30 hari ke depan diperkirakan mencapai 200 juta. Pasokan beredar dapat meningkat akibat pembukaan token, dan tekanan jual jangka pendek dapat muncul.
Bitcoin, di sisi lain, terpengaruh oleh isu-isu makroekonomi. Negosiasi damai AS-Iran yang terhenti dan aksi pengurangan risiko menjelang FOMC telah menimbulkan suasana waspada di pasar. Bitcoin semakin terdorong ke dalam koreksi oleh gelombang likuidasi posisi long.
Menurut data SoSoValue, ETF Bitcoin spot AS mencatat arus keluar bersih sebesar USD263 juta pada 27 April. Hal ini terjadi setelah sembilan hari berturut-turut mengalami arus masuk. ETF Ethereum spot juga mengalami arus keluar bersih sebesar USD50,48 juta, yang menandakan penurunan minat institusional.
Sementara itu, pergerakan harga Pi Network berlawanan dengan Bitcoin, yang berada dalam rentang support USD75.500 dan resistance USD78.000. Harga Pi Coins sempat melonjak ke USD0,1925 menyusul lonjakan lebih lanjut pada momentum akhir April. Grafik empat jam menunjukkan bahwa PI diperdagangkan dalam tren naik yang jelas.
Garis MACD berada di atas garis sinyal pada grafik empat jam. Batang histogram masih tumbuh di ruang positif, menandakan daya beli yang terus berlanjut. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) mendekati 75, yang berarti pasar dalam kondisi overbought.
