ASIAWORLDVIEW – Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 berhasil menembus angka Rp184 triliun. Peraihan tersebut menunjukkan tingginya aktivitas konsumsi pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Hal itu diungkapka Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. Dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026), 0rogram Belanja Nasional Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan transaksi Rp184,02 triliun atau melampaui target yang telah ditetapkan.
Secara keseluruhan, realisasi Program Belanja Nasional Triwulan I Tahun 2026 tercatat mencapai
Rp184,02 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp172,38 triliun,” ujar Budi.
Program Belanja Nasional terdiri dari Friday Mubarak dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran. Friday Mubarak oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berhasil membukukan transaksi Rp129,12 triliun atau 8,5 persen di atas target.
Realisasi belanja ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mempercepat perputaran ekonomi melalui berbagai program strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan sektor kesehatan dan pendidikan, hingga dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pencapaian tersebut juga menjadi indikator positif bahwa daya serap anggaran berjalan efektif di awal tahun, sehingga diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi pertumbuhan nasional sepanjang 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan pada 11 Februari-31 Maret 2026, yang diikuti sekitar 200 merek ritel, 11 juta pedagang pasar, 414 pusat perbelanjaan, serta 13.450 pasar rakyat di seluruh Indonesia.
