China Jadi Investor Utama, Investasi ke Indonesia Capai USD8,1 Miliar

Maulana Wiga, Head of Investment Starfindo, Perwakilan Kementerian Perindustrian yang mewakili Pemerintah Indonesia, memaparkan, Jumat (27/3/2026).

ASIAWORLDVIEW – Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini berada di kisaran 5%, menunjukkan ekspansi yang stabil dan konsisten. Dengan ukuran Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar USD1,3 triliun, Indonesia menempati posisi sebagai salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Pemerintah menargetkan percepatan pertumbuhan hingga 8% sebagai ambisi jangka panjang untuk memperkuat daya saing dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Faktor penting yang mendukung hal ini adalah jumlah penduduk lebih dari 275 juta jiwa, yang menjadi pasar domestik besar sekaligus sumber tenaga kerja produktif.

“Kombinasi antara pertumbuhan stabil, ukuran ekonomi yang signifikan, target akselerasi, dan basis demografi yang kuat menjadikan Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan memainkan peran penting dalam ekonomi global,” sebut Maulana Wiga, Head of Investment Starfindo, Perwakilan Kementerian Perindustrian yang mewakili Pemerintah Indonesia, memaparkan, Jumat (27/3/2026), saat ditemui di Shanghai, dalam acara China Investment Fair 2026.

Baca Juga: Pathways to Sustainable Development: Visi Bersama China–Indonesia

Sementara, Indonesia sebelumnya sangat bergantung pada ekspor nikel mentah tanpa melalui proses pengolahan lebih lanjut. Namun, kini nikel dijadikan contoh komoditas utama yang mendorong perubahan menuju industri bernilai tambah, dengan fokus pada pembangunan sektor pemurnian dan pengolahan.

Langkah ini tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi dari sumber daya alam, jelasnya, tetapi juga memperkuat daya saing industri nasional. Selain itu, arus investasi asing langsung (FDI) semakin banyak mengalir ke sektor logam dan pemurnian, yang pada akhirnya memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

Pada tahun 2024, investasi yang diproyeksikan dari China ke Indonesia mencapai sekitar USD8,1 miliar, menempatkan China sebagai salah satu dari tiga investor terbesar di tanah air. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dengan pertumbuhan sebesar 9,5% year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tren tersebut mencerminkan semakin kuatnya hubungan ekonomi bilateral, sekaligus menegaskan peran penting China dalam mendukung pengembangan sektor strategis di Indonesia melalui aliran modal asing yang berkelanjutan,” ia menambahkan.