ASIAWORLDVIEW – Magic Eden, salah satu pasar Non-Fungible Token atau NFT terkemuka saat ini, telah mengumumkan akan menghentikan dukungan perdagangan di jaringan EVM dan Bitcoin. Langkah ini dilakukan mulai Maret 2026.
Keputusan ini akan berdampak pada pengguna platform yang menyimpan NFT di jaringan Bitcoin dan EVM, serta komunitas pemegang NFT Bitcoin secara luas. Apalagi seiring dengan penyesuaian strategi platform untuk lebih berfokus pada ekosistem intinya, Solana.
Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam strategi Magic Eden. Platform ini sebelumnya menonjol di ekosistem Bitcoin Ordinals dan berkembang ke berbagai blockchain untuk membangun pasar NFT multi-rantai.
Baca Juga: Magic Eden Jadi Pemain Kunci di Pasar NFT
Menurut CEO Magic Eden, Jack Lu, keputusan untuk menghentikan dukungan pasar NFT di jaringan EVM dan Bitcoin merupakan bagian dari restrukturisasi strategi produk perusahaan yang lebih luas, yang bertujuan untuk fokus pada area dengan potensi pertumbuhan yang lebih kuat.
Dalam postingan terbaru di X, Jack Lu mengatakan bahwa Magic Eden memasuki fase baru di mana keuangan dan hiburan di blockchain semakin bersatu. Pergeseran ini mendorong perusahaan untuk mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke produk-produk baru. Platform iGaming-nya, Dicey, telah menarik sekitar 200 pengguna dan mencatat total taruhan lebih dari USD15 juta, menyoroti potensi pasar hiburan on-chain.
CEO Magic Eden juga menjelaskan bahwa mempertahankan beberapa produk secara bersamaan telah menyebarkan biaya operasional perusahaan. Menurutnya, 80% biaya perusahaan saat ini terkait dengan produk yang hanya menghasilkan sekitar 20% dari pendapatannya, sehingga penyederhanaan produk menjadi langkah yang diperlukan.
Ketidakseimbangan ini kemungkinan merupakan salah satu alasan utama di balik keputusan Magic Eden untuk menutup pasar NFT EVM dan Bitcoin-nya, di mana biaya operasional tampak jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan yang dihasilkan.
