Riset: Wisatawan Indonesia, Pencinta Kuliner Teratas di Asia

Street food di Tokyo, Jepang.(Unsplash.com/@natsuko)

ASIAWORLDVIEW – Daya tarik kuliner kini semakin menjadi alasan utama dalam berwisata, terutama di Asia. Minat wisatawan untuk menjelajahi destinasi dengan pengalaman gastronomi yang berkesan terus meningkat.

Berdasarkan survei wisatawan Asia dalam Agoda’s 2026 Travel Outlook Report, wisatawan Indonesia termasuk pencinta kuliner teratas di Asia, dengan hampir sepertiga responden (31%) menyebutkan eksplorasi kuliner baru sebagai alasan utama melakukan perjalanan. Perubahan ini mencerminkan tren global yang menempatkan makanan bukan hanya sebagai kebutuhan, tetapi sebagai bagian penting dari identitas perjalanan.

Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia mengatakan, “Seiring berkembangnya tren pariwisata, makanan dan pengalaman kuliner kini menjadi bagian penting dari perjalanan, bahkan kerap menjadi motivasi utama bagi banyak wisatawan Asia. Indonesia menawarkan kekayaan pengalaman gastronomi sebagai bagian dari perjalanan wisata.”

Baca Juga: Ghormeh Sabzi, Tradisi Kuliner Iran yang Bertahan Berabad-abad

Wisatawan mencari pengalaman autentik melalui cita rasa lokal, tradisi memasak, hingga interaksi sosial yang tercipta di meja makan. Hal ini mencerminkan betapa kuatnya budaya kuliner dalam kehidupan masyarakat Indonesia, di mana makanan bukan hanya sekadar kebutuhan, tetapi juga bagian dari pengalaman, identitas, dan kebanggaan.

Saat berwisata, banyak orang Indonesia sengaja mencari destinasi yang menawarkan keunikan rasa, tradisi kuliner lokal, hingga pengalaman makan yang autentik. Tren ini juga memperlihatkan bagaimana kuliner menjadi daya tarik utama dalam industri pariwisata, karena wisatawan tidak hanya ingin melihat pemandangan atau berbelanja, tetapi juga merasakan cita rasa khas yang melekat pada suatu daerah.

“Warisan kuliner yang berpadu dengan sentuhan modern serta konsep bersantap yang unik menghadirkan beragam pengalaman bagi wisatawan,” ia menambahkan.

Eksplorasi kuliner menjadi salah satu faktor penting yang mendorong mobilitas wisatawan Indonesia, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai konsumen yang aktif dalam mendukung pariwisata berbasis budaya dan gastronomi.

Tren ini menunjukkan bahwa kuliner memiliki kekuatan besar dalam membentuk citra suatu daerah, memperkuat daya tarik pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui promosi makanan khas dan produk kuliner tradisional.