ASIAWORLDVIEW – Pakar kesehatan kulit dan kelamin menekankan pentingnya memilih produk perawatan kulit yang tepat untuk anak-anak, terutama sunscreen. Hal itu karena kulit anak masih sangat sensitif dan rentan terhadap kerusakan akibat paparan sinar matahari. Sunscreen yang digunakan harus memiliki kandungan yang aman, bebas dari bahan kimia keras seperti oxybenzone atau pewangi sintetis.
dr. Susie Rendra, SpKK, FINSDV, FAADV, mengatakan, bagi anak-anak juga harus memiliki perlindungan broad-spectrum terhadap sinar UVA dan UVB. Penggunaan sunscreen sejak dini dapat membantu mencegah risiko jangka panjang seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, dan bahkan kanker kulit. Oleh karena itu, orang tua perlu cermat membaca label produk dan berkonsultasi dengan dokter kulit untuk memastikan bahwa sunscreen yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit anak.
“Selama masa pubertas, remaja mengalami berbagai perubahan hormon, dan hal ini berpengaruh pada kulit. Di masa ini, mereka mulai memahami bahwa kulit mereka perlu dijaga, namun belum sepenuhnya paham tentang produk dan kandungan seperti apa yang tidak membahayakan mereka. Remaja terpapar oleh banyak saran atau tren perawatan kulit yang belum tentu benar di media sosial. Karena itu, kita perlu membimbing remaja agar memperoleh informasi yang tepercaya serta menggunakan produk yang benar-benar bermanfaat bagi kulit mereka,” jelas dr. Susie, dikutip Asiaworldview.com, Senin (20/10/2025).
Baca Juga: Wardah Hadirkan Sunscreen Ultra ThinVeil di SKINVERSE CLINIC 2025
Ia juga menambahkan, perubahan hormon ini membuat membuat kulit remaja cenderung lebih berminyak, terutama di area T-zone (area dahi, hidung, dan dagu). Penting bagi remaja untuk memahami bahwa perubahan tersebut adalah hal yang normal dan bersifat sementara. Alhasil mereka tidak perlu perawatan yang berlebihan, apalagi melampaui usianya.
“Sunscreen adalah produk perawatan kulit yang wajib digunakan untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Saat memilih sunscreen atau skincare apapun, remaja sebaiknya menggunakan produk yang non-comedogenic atau tidak menyumbat pori, dengan tekstur ringan seperti lotion atau gel, karena lebih sesuai dengan kondisi kulit khususnya yang mulai berjerawat,” katanya.
Selain itu, perlu ditekankan juga bahwa sunscreen bukan merupakan produk perempuan, namun sangat diperlukan pula oleh laki-laki. Apalagi bagi yang sering beraktivitas diluar ruangan.
“Tidak memakai sunscreen dapat menyebabkan kulit kemerahan, terbakar (sunburn), gatal atau iritasi, yang merupakan tanda awal kerusakan sel kulit. Dalam jangka panjang, paparan berulang tanpa sunscreen dapat mempercepat proses penuaan kulit, menimbulkan hiperpigmentasi atau noda hitam permanen, serta merusak kolagen dan DNA sel kulit. Jika hal ini terus dibiarkan juga akan meningkatkan risiko kanker kulit di masa dewasanya,” pungkasnya.
