Ketika Kopi dan Jamu Nusantara Lahir dalam Sentuhan Kapsul yang Praktis

ASIAWORLDVIEW – Mesin kopi NOD menawarkan jembatan yang elegan antara tradisi dan teknologi. Mereka tidak hanya menjual minuman; mereka menjual pengalaman. Pengalaman menikmati kopi Gayo yang kaya, wedang jahe yang menghangatkan, atau matcha yang menenangkan, semuanya dalam hitungan detik.

“Visinya untuk mengenalkan bahan dan minuman lokal ke dunia adalah misi yang patut diapresiasi, karena di tengah gempuran brand internasional, NOD berdiri dengan bangga membawa cita rasa Indonesia,” sebut Chief Marketing Officer NOD, Yohanes Raynald Soeharto dalam sesi wawancara CoCreate Pitch 2026 Indonesia.

“Jadi dari ingredients-nya, kita ambil dari local ingredients, terus kita masukkan ke dalam kapsul, itu kita punya mesinnya sendiri, kita punya production facility sendiri, jadi semua diproses di manufacturing kita,” ujarnya. Ini bukan sekadar racikan biasa; NOD menguasai seluruh rantai produksi, dari pemilihan bahan baku lokal hingga pengisian kapsul di fasilitas milik mereka sendiri. Dalam dunia lifestyle, kontrol penuh seperti ini adalah kemewahan tersendiri—karena artinya mereka bisa bereksperimen dengan rasa, menjaga kualitas, dan berkreasi tanpa kompromi.

Mesin kopi, jamu dan herbal drinks dalam beragam varian: anti-masuk angin, wedang jahe, dan sebagainya. Ada pula matcha, cokelat, dan “everything in between”. Fokusnya jelas bukan hanya satu jenis minuman, melainkan memfasilitasi dan berkreasi dengan berbagai macam minuman, terutama yang berbahan lokal.

Baca Juga: Dari Kopi Tubruk hingga Single Origin: Evolusi Selera Kopi Nusantara

“Variasi rasanya pun bikin mata berbinar. NOD memproduksi kopi dari berbagai daerah, dari Aceh Gayo hingga Bapua, dengan beberapa seleksi kopi yang dimasukkan ke dalam kapsul. Tapi cerita tidak berhenti di kopi,” ia menambahkan.

Bayangkan, kunyit asam yang biasanya identik dengan tangan kuning karena mengulek kunyit, kini hadir dalam format yang bisa dinikmati kapan saja, di mana saja, tanpa perlu repot. Ini adalah cara baru mencintai warisan rasa Nusantara: dengan kemasan yang modern, praktis, dan tetap autentik.

“Our goals juga sih untuk mengenalkan lokal ingredients dan lokal beverages ini ke dunia,” tambahnya.

Ide kapsul ini lahir dari momen yang sangat relatable: pandemi. Dua tahun lalu, ketika orang-orang terjebak di rumah dan ingin menikmati minuman hangat tanpa repot, NOD melihat celah itu.

“Kita berpikir, ini bagaimana kita di dalam rumah, tapi kita punya beberapa minuman, tapi kita mau repot. Jadi kapsul ini jawabannya sebenarnya,” kenang Yohanes.

Cara kerjanya pun sesederhana yang dijanjikan: masukkan kapsul, isi air, kontak sebatang, lalu putar menunya. Satu kali pencet tombol, minuman langsung tersaji. Mesinnya bahkan didemonstrasikan langsung di acara tersebut.

“Tinggal diputar, jadi satu kali pencet batonnya saja, itu sudah langsung tersedia minumannya,” jelasnya.

Bandingkan dengan membuat wedang jahe dari nol: memotong jahe, merebus air, menunggu mendidih, lalu mencuci panci. Atau kunyit asam yang membuat tangan kuning dan dapur beraroma kuat. Dengan NOD, semua kerumitan itu hilang, digantikan oleh satu kapsul dan satu tekanan tombol. Ini adalah definisi baru dari “me time” yang praktis: menikmati rasa lokal yang autentik tanpa mengorbankan waktu dan tenaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *