NFT Lesu di Tengah Optimisme Kripto, Koleksi Ikonik Tetap Bertahan

NFT

ASIAWORLDVIEW – Pasar Non-fungible Token (NFT) mengalami penurunan tajam lainnya, dengan volume penjualan total turun sebesar 22,65% menjadi USD104,5 juta. Penurunan ini terjadi meskipun pasar kripto secara umum mengalami pemulihan. Meskipun jumlah pembeli dan penjual NFT meningkat, transaksi yang terjadi menurun, menandakan dinamika kompleks di pasar NFT saat ini.

Penurunan ini mencerminkan berkurangnya minat investor terhadap aset digital koleksi, terutama di tengah kondisi makroekonomi yang tidak pasti dan penyesuaian nilai aset kripto secara umum. Menurut laporan dari DappRadar dan CryptoSlam, meskipun jumlah transaksi NFT tetap tinggi, nilai dolar per transaksi cenderung menurun, menunjukkan bahwa harga rata-rata NFT menjadi lebih terjangkau.

Koleksi ternama seperti Bored Ape Yacht Club dan CryptoPunks juga mengalami penurunan volume perdagangan lebih dari 40%2. Di sisi lain, beberapa analis melihat tren ini sebagai fase pematangan pasar, di mana spekulasi mulai digantikan oleh proyek NFT yang memiliki utilitas nyata, seperti tiket acara, item dalam game, dan akses konten eksklusif. Namun, tantangan regulasi dan hilangnya momentum hype tetap menjadi hambatan utama bagi pemulihan pasar NFT dalam waktu dekat.

Baca Juga: Ancaman Baru di Dunia NFT: Serangan Phishing dan Rug Pull Bermodal AI

CryptoPunks, salah satu koleksi NFT paling ikonik, berhasil mencatat pertumbuhan positif dengan penjualan sebesar $8 juta, naik 4,73%. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa koleksi NFT masih mampu bertahan dan bahkan tumbuh di tengah pasar yang lesu.

DMarket dan DKTNFT juga menunjukkan dinamika campuran, dengan DMarket mengalami penurunan sementara DKTNFT tumbuh. Panini America, koleksi kartu olahraga digital, masuk ke dalam lima besar dengan penjualan sebesar $3,1 juta, meningkat signifikan sebesar 46,16%.

Hal ini menunjukkan adanya minat yang semakin besar terhadap kartu perdagangan digital. Sementara itu, Guild of Guardians Heroes mengalami penurunan tajam sebesar 27,50%, menunjukkan bahwa tidak semua koleksi game NFT dapat bertahan dalam kondisi pasar saat ini.