SpaceX Bawa Chip AI Google, Awal Pusat Data Orbital

Google

ASIAWORLDVIEW – SpaceX berencana membawa chip AI Google ke orbit melalui misi Transporter-18. Alhasil Alphabet dapat melakukan uji coba pertama di luar angkasa terhadap perangkat keras yang dirancang untuk jaringan pusat data Artificial Intelligence atau AI orbital di masa depan.

Roket Falcon 9 dijadwalkan untuk membawa prototipe satelit Project Suncatcher dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California. Misi berbagi muatan Transporter-18 ini mencakup 130 muatan, dengan proyek Google termasuk di antara pesawat ruang angkasa yang menuju orbit Bumi rendah.

Google mengembangkan misi ini bersama Planet untuk bereksperimen dengan Tensor Processing Units (TPUs) di ruang angkasa. Para insinyur akan menguji chip-chip tersebut untuk melihat bagaimana kinerjanya dalam menghadapi getaran selama peluncuran, radiasi, serta pendinginan perangkat keras komputasi di ruang hampa.

Baca Juga: Bisa Gantikan 90% Pekerjaan, AI Sudah Lepas Kendali

“Peluncuran pertama ini bertujuan untuk melihat apa yang berhasil dan mengidentifikasi titik-titik kegagalan,” kata eksekutif Google, Travis Beals. Perusahaan akan menggunakan temuan dari misi ini sebagai panduan untuk uji coba Project Suncatcher di masa depan.

Project Suncatcher meneliti potensi untuk menjalankan beban kerja AI berskala besar di orbit menggunakan tenaga surya. Google memperkirakan bahwa satelit di orbit Bumi rendah dapat menerima sinar matahari yang cukup untuk menghasilkan tenaga surya jauh lebih besar daripada panel surya sejenis di permukaan Bumi.

Namun, Google masih berada dalam tahap pengujian. Pendinginan, ketahanan terhadap radiasi, dan komunikasi antar satelit merupakan beberapa tantangan teknis yang perlu diatasi sebelum komputasi orbit dapat beroperasi pada skala pusat data.

Proyek ini muncul di tengah upaya perusahaan teknologi untuk memperoleh kapasitas komputasi AI yang lebih besar. Seperti dilaporkan sebelumnya oleh CoinGape, Anthropic memiliki perjanjian yang nilainya dapat mencapai USD 84,5 miliar untuk kapasitas komputasi berbasis Nvidia hingga tahun 2029.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *