ASIAWORLDVIEW – Menutup babak final AXEAN Festival 2025, para penampil adalah beberapa nama terkemuka dan pendatang baru di scene musik Indonesia. Mereka termasuk kuintet metal/hardcore AVHATH, duo folk favorit Banda Neira, aktris indie yang sedang naik daun Gozal, grup rock alternatif Grizzly Cluive, band yang memadukan genre Morbid Monke, kekuatan indie rock Sandstorm of Youth, grup indie melankolis sourmilk, musisi serba bisa Xandega, dan kolaborasi spesial antara band punk rock asal Bandung Dongker dan penyanyi-penulis lagu ternama Jason Ranti.
Pengumuman ini juga menghadirkan campuran talenta Asia yang menarik, seperti artis R&B Malaysia pionir Alextbh, musisi Laos BIGPOM, grup indie rock Thailand LEMONY, band rock Thailand Cvptain Morgans, penyanyi-penulis lagu Jepang Kiwako Ashimine, artis J-indie Mettya Bizin (めっちゃ美人), proyek indie/dream pop Vietnam Milkiwav, grup indie Vietnam Nghịch, dan band Filipina yang fleksibel genre Weejah.
Para seniman ini bergabung dengan daftar yang sudah beragam, termasuk Billyrrom., Blindfold, Capt’n Trips and the Kid, Confined White, DJ Love, DOOR PLANT, Fauxe, Feel Koplo x Toxicdev!, Jangar, Johnny Mafia, Kelompok Penerbang Roket, La Cima Cartel, L’Alphalpha, Lustbass, MANJA, Ministry Of, One Click Straight, Shanghai Quitian, Shye, SIMILE LAND, S.O.L.E., Su San, Terrer, Valentina Ploy, dan XANDEGA.
TuneCore memainkan peran penting dalam membentuk lineup akhir, memperkuat posisinya sebagai salah satu mitra terpenting AXEAN Festival. Melalui proses seleksi bertahap selama empat bulan yang melibatkan lima negara di Asia Tenggara, TuneCore membantu menemukan dan mengangkat suara-suara independen yang menonjol dan telah meninggalkan jejak di pasar niche mereka.
Baca Juga: AXEAN Festival di Bali, Gelaran Musik Lintas Asia Tenggara Hadirkan 40 Musisi
Cyrus Chen, Ketua TuneCore Asia Tenggara, mengenang proses seleksi yang mereka lalui sebelum memilih aktris terbaik yang menunjukkan potensi global. Ia menjelaskan, prosesnya pun cukup menyenangkan hingga mendapatkan artipilihannya.
“Proses ini dimulai dengan pengiriman terbuka setiap dua minggu, yang menarik lebih dari 600 peserta,” jelas Cyrus. “Artis terpilih maju ke pertunjukan langsung bulanan di venue lokal, dengan pemenang bulanan maju ke final negara. Dari 27 finalis, panel lokal kami memilih enam artis yang tampil di AXEAN. Kejutan terbesar mungkin adalah kedalaman talenta yang belum terungkap.
Ketika ditanya tentang kriteria dalam memilih seniman yang lolos ke panggung AXEAN TuneCore, Cyrus menekankan pentingnya keaslian dan rentang, serta bagaimana di luar bakat mentah, perlu memprioritaskan seniman yang musiknya secara autentik menggabungkan ciri khas lokal dan pengaruh budaya.
“Menampilkan spektrum genre yang beragam juga sangat penting,” tambahnya. “Kami menemukan permata tersembunyi yang luar biasa di berbagai gaya musik yang sering kali menggabungkan genre. Yang paling mencolok adalah betapa banyak dari artis ini belum secara resmi merilis musik mereka.”
Sebagai perusahaan distribusi global terkemuka dan layanan label, bersama AXEAN Festival, mereka berjanji untuk menggunakan platform mereka untuk menciptakan peluang nyata di dunia nyata, selain memberdayakan seniman secara digital.
“Kami secara aktif membina talenta dengan menyediakan platform untuk eksposur, memfasilitasi pengalaman pertunjukan langsung skala besar (dari venue lokal hingga festival besar), kesempatan pendidikan (workshop dan masterclass untuk meningkatkan keterampilan seniman), dan menghubungkan seniman secara langsung dengan audiens baru dan pemangku kepentingan industri di seluruh batas negara. Kami melampaui distribusi untuk membuka pintu akses pasar dan pertumbuhan karier yang seringkali sulit dijangkau oleh seniman independen.”
The Orchard, perusahaan distribusi musik terkemuka yang beroperasi di lebih dari 49 kota di seluruh dunia, telah menyatakan dukungannya untuk AXEAN Festival melalui kemitraan strategis. Kedua entitas musik ini berbagi visi untuk memberdayakan seniman agar memperluas cakrawala mereka dan mengakses pasar musik baru di luar wilayah mereka. Bersama-sama, AXEAN dan The Orchard bertekad untuk menghilangkan hambatan dan memfasilitasi komunitas kreatif Asia Tenggara untuk menampilkan musik mereka di panggung global.
“Kerja sama ini sejalan dengan filosofi The Orchard dalam membantu seniman berkembang di luar pasar domestik mereka. Kami sangat antusias menjadi bagian dari perjalanan ini tahun ini dengan mensponsori sebuah panggung. Bagi kami, ini bukan hanya tentang musik—ini tentang merayakan kreativitas dan energi wilayah ini dan membagikannya kepada dunia.”
