ASIAWORLDVIEW – Ozak AI menjadi sorotan utama di Coinfest Asia 2025 di Bali, menandai salah satu penampilan publik terbesar mereka hingga saat ini. Proyek kripto berbasis Ethereum yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) ini secara tak terduga mendapatkan momentum, dengan telah mengumpulkan USD1,85 juta dalam penjualan pra-rilisnya, di mana lebih dari 135 juta token dibeli dengan harga hanya USD0,005 per token.
Dengan harga peluncuran USD1 dan proyeksi 2,80 pada 2026, Ozak AI tidak lagi sekadar menjadi investasi menjanjikan, tetapi juga proyek serius dalam perlombaan integrasi AI-blockchain. Acara di Bali ini menawarkan kesempatan unik bagi investor, trader, dan penggemar teknologi untuk bertemu dengan tim di balik proyek ini dan melihat langsung pendekatan inovatif dan visioner mereka dalam mentransformasi ruang perdagangan.
Coinfest Asia 2025 menjadi salah satu pertemuan blockchain dan cryptocurrency terbesar dan paling berpengaruh di kawasan ini, menarik investor, pengembang, dan inovator dari seluruh dunia. Bagi Ozak AI, tampil di acara bergengsi seperti ini adalah langkah strategis.
Baca Juga: Web3 Accelerator Showcase di Coinfest Asia 2025 Dorong Startup Lokal ke Panggung Dunia
Tim proyek berencana menggunakan platform ini untuk menjalin jaringan dengan mitra potensial, mendemonstrasikan platform perdagangan berbasis AI-nya, dan menjalin hubungan dengan pembeli institusional. Di pasar di mana visibilitas dapat langsung diterjemahkan menjadi adopsi, sorotan di Bali dapat menjadi momen krusial dalam perjalanan Ozak AI menuju tujuan harga ambisiusnya.
Dibangun di atas Ethereum untuk skalabilitas dan interoperabilitas, platform ini bertujuan menggabungkan algoritma AI canggih dengan transparansi blockchain untuk memberikan trader wawasan prediktif real-time, analisis sentimen, dan rekomendasi strategi otomatis.
Dengan memamerkan prototipe berfungsi dari asisten tradingnya selama acara, tim Ozak AI akan dapat menunjukkan bahwa ini bukan sekadar token spekulatif—ini adalah proyek dengan utilitas nyata dan aplikasi dunia nyata.
Bali bukan hanya latar belakang yang indah—ini adalah pusat jaringan Web3. Coinfest Asia mengumpulkan perusahaan modal ventura, perwakilan bursa, dan media blockchain, yang semuanya dapat memperluas visibilitas Ozak AI.
