ASIAWORLDVIEW – Mastercard memperluas alat perdagangan berbasis teknologi Artificial Intelligence atau AI-nya melalui Agent Connect. Platform ini menghubungkan pedagang, agen AI, platform digital, dan penyedia layanan pembayaran melalui satu integrasi untuk berbelanja dan melakukan pembayaran.
Fitur ini menyediakan koneksi tunggal bagi pedagang untuk pengalaman berbelanja berbasis AI di berbagai platform. Layanan ini mencakup pencarian produk, pembuatan keranjang belanja, dan pembayaran yang disetujui konsumen.
Pedagang dapat mengurangi kebutuhan untuk membangun koneksi terpisah untuk setiap platform AI yang berpartisipasi. Bisnis juga dapat menampilkan harga terkini, detail produk, dan ketersediaan melalui katalog yang sudah ada.
Sementara itu, pedagang tetap memegang kendali atas branding, penetapan harga, dan hubungan dengan pelanggan. Sistem ini dikembangkan oleh Mastercard untuk memastikan bahwa bisnis tetap terlibat selama seluruh pengalaman berbelanja berbasis AI.
Agent Connect juga terintegrasi dengan Agent Suite for Merchants dari Mastercard yang lebih luas. Perusahaan berencana mengintegrasikan layanan pembayaran dengan layanan belanja berbasis AI melalui platform perdagangan yang sama.
Baca Juga: Kerja Sama Indonesia dan AS: Tata Kelola AI Berbasis Risiko dan Perlindungan Anak di Ruang Digital
Agent Suite yang telah diperbarui mendukung pencarian produk, perbandingan, rekomendasi, dan proses checkout di dalam saluran digital yang dikendalikan oleh pedagang. Selain itu, bisnis dapat menggunakan agen AI untuk mendukung pelacakan pesanan, pengembalian dana, dan pengembalian barang.
Mastercard juga bekerja sama dengan Anthropic dalam mengembangkan alat perdagangan untuk pedagang. Bisnis dapat menggunakan cetak biru agen perdagangan Anthropic dengan model Claude dan kemampuan pembayaran Mastercard.
Hasilnya, pedagang dapat membangun agen belanja berbasis AI sambil tetap memegang kendali atas etalase digital mereka. Alat-alat ini berfokus pada menghubungkan penemuan produk dengan pembelian yang sah.
Kepala Produk Mastercard, Jorn Lambert, mengatakan, “Agen AI akan mengubah antarmuka pembelian sekali lagi.” Ia menambahkan bahwa Mastercard ingin bisnis tetap memegang kendali seiring dengan perubahan belanja online yang dipicu oleh AI.
Mastercard Agent Pay memungkinkan pembayaran yang dilakukan oleh agen AI saat telah disetujui oleh pelanggan. Sistem ini memverifikasi izin agen untuk membeli melalui izin yang ditokenisasi.
Selain itu, Mastercard meluncurkan Agent Pay for Machines, yang memungkinkan transaksi otomatis antar aplikasi perangkat lunak. Layanan ini memfasilitasi pembayaran dalam jumlah kecil secara rutin, baik menggunakan Kartu maupun stablecoin.
Lebih dari 30 perusahaan mendukung inisiatif pembayaran mesin dari Mastercard. Peserta termasuk Stripe, Coinbase, Adyen, Checkout, Cloudflare, OKX, dan Global Payments.
Namun, Mastercard terus mengembangkan teknologi ini melalui kemitraan dan uji coba dengan merchant. Perusahaan ini memposisikan Agent Connect berdampingan dengan jaringan pembayarannya yang sudah ada seiring berkembangnya perdagangan berbasis AI.
