ASIAWORLDVIEW – Dompet XRP Coinbase tampaknya menerima lebih dari 5,5 miliar token dalam waktu enam puluh menit. XRPScan mengakhiri spekulasi tersebut dalam waktu satu jam.
Token-token tersebut sebenarnya sudah ada di sana. Token-token itu hanya tersimpan di dompet XRP Coinbase yang belum diberi label oleh penjelajah blockchain.
Catatan satu jam dari XRP Rich List Bot menunjukkan Coinbase +5.569.165.957 XRP (+4.870,7%) bersamaan dengan penurunan yang hampir identik dari kategori “Unknown”.
Pasangan data itulah yang menjadi petunjuknya. Pembelian yang sesungguhnya menunjukkan transfer dari pihak lawan yang diketahui ke Ripple, bursa lain, atau meja OTC. Pergeseran hampir 1:1 dari “Unknown” ke “Coinbase” merupakan penandaan ulang. XRPScan mengonfirmasinya.
Ini bukan kali pertama XRPScan harus mengoreksi kesalahan penandaan dompet. Ketika rumor pasar secara keliru mengaitkan Elon Musk dengan posisi XRP yang sangat besar tahun lalu, XRPScan membantah klaim kepemilikan XRP oleh Elon Musk dengan bukti on-chain serupa.
Baca Juga: Harga XRP Siap Hadapi Lonjakan: Analis Bandingkan Pola Sebelumnya
Bot tidak membedakan antara penandaan ulang (re-tagging) dan penyelesaian (settlement). Kesenjangan itulah yang menjadi sumber kesalahpahaman yang viral.
Setelah pembaruan kluster, total XRP yang diakui Coinbase mencapai 5.683.635.165 XRP di 152 akun, sekitar 5,684% dari total pasokan XRP.
Daftar terkaya saat ini menempatkan Ripple di peringkat pertama dengan 26 akun dan saldo escrow sebesar 35,70 miliar XRP, Upbit di peringkat kedua dengan 12 akun dan 6,416 miliar XRP, serta dompet XRP Coinbase di peringkat ketiga dengan 152 akun dan 5,684 miliar XRP.
Binance berada di peringkat keempat dengan 18 akun dan 2,608 miliar XRP. Perlu dicatat bahwa kelompok 152 akun Coinbase jauh lebih terfragmentasi dibandingkan 12 akun Upbit atau 18 akun Binance.
XRPScan sebelumnya telah mencatat bahwa Coinbase “terus-menerus memindahkan dana ke dompet baru.” Deteksi dompet dingin dilakukan secara manual dan berbasis inferensi. Itulah sebabnya jumlah yang dilabeli terus bertambah.
Awal tahun ini, penurunan tajam dalam jumlah dompet dingin Coinbase yang terlihat—dari sekitar 970 juta di 52 alamat berlabel menjadi angka yang jauh lebih kecil—ditafsirkan sebagai guncangan pasokan XRP. Data penurunan pasokan XRP Coinbase dan tesis analis “5 XRP segera” beredar luas di X pada saat itu.
Pembaruan minggu ini menjelaskan mekanisme di balik interpretasi tersebut: jumlah yang diberi label bisa anjlok sementara pasokan XRP yang sebenarnya dikendalikan Coinbase tetap besar. Bursa tersebut terus-menerus memindahkan koin ke alamat baru. Data penjelajah (explorer) seringkali terlambat.
Konteks tersebut penting dalam cara investor menafsirkan angka 5,68 miliar. Angka tersebut sebagian besar merupakan inventaris pelanggan dan kustodi, bukan penawaran dari kas Coinbase.
Anggaplah angka tersebut sebagai cadangan bursa, sama seperti saat Anda membaca laporan bukti cadangan. Jangan mengaitkannya dengan istilah arus masuk. Data permintaan aktual, melemahnya aktivitas XRP whale, throughput XRPL, dan arus masuk ETF XRP yang terus berlanjut, merupakan cerita terpisah.
Perlu dicatat, XRP yang dibungkus di Base (cbXRP) merupakan set cadangan yang jauh lebih kecil. Angka 5,68 miliar tersebut merupakan pengelompokan XRPL asli. Jangan menghitungnya dua kali dengan produk XRP lapisan Base milik Coinbase. Dari sisi penerbit, penguncian ulang 700 juta XRP oleh Ripple masih mengatur jumlah XRP yang beredar. Struktur kustodi Coinbase yang baru terlihat ini tidak mengubah jadwal escrow Ripple.
Sementara itu, transfer Ripple ke sub-dompet Coinbase telah dilacak di blockchain selama berbulan-bulan. Aliran tersebut selalu mengisi kluster ini. Yang berubah pada 8 September bukanlah koinnya, melainkan labelnya.
Gambaran daftar pemegang XRP terbesar kini menunjukkan bahwa Upbit, Coinbase, dan Binance mengendalikan pangsa dominan XRP yang dapat diperdagangkan di balik gerbang bursa. Konsentrasi tersebut penting dalam skenario tekanan penarikan, persediaan untuk pembentukan ETF, dan perdebatan masa depan mengenai bukti cadangan.
Implikasi harga dari peristiwa penandaan itu sendiri relatif kecil. Hal ini mengurangi ketidakpastian mengenai lokasi koin-koin tersebut. Namun, hal ini tidak menambah permintaan dari pihak pembeli.
