ASIAWORLDVIEW – InterSystems Asia Healthcare Summit 2025 akan kembali digelar di Jakarta pada 3 September, menandai komitmen kuat Indonesia dalam memimpin transformasi digital sektor kesehatan di Asia. Kemajuan ini sangat penting untuk mengatasi berbagai tantangan jangka panjang dalam layanan kesehatan Indonesia, seperti data pasien yang terpisah-pisah, kelelahan tenaga medis, serta hasil pengobatan yang tidak konsisten.
“Forum ini menjadi ruang kolaboratif bagi para pemimpin industri dan inovator untuk menggali apa yang sudah berhasil, apa langkah selanjutnya, dan bagaimana kita bisa bekerja bersama untuk mewujudkan sistem layanan kesehatan yang lebih terhubung, berkelanjutan, dan cerdas di seluruh kawasan,” Luciano Brustia, Regional Managing Director, Asia Pacific, InterSystems menegaskan, dikutip Asiaworldview.com, Jumat (8/8/2025).
Mengusung tema “Already Ready”, acara ini akan menampilkan diskusi inspiratif, studi kasus implementasi teknologi, serta demo solusi mutakhir seperti InterSystems IntelliCare. Bahkan, sistem rekam medis elektronik generasi baru berbasis AI.
Baca Juga: Mendorong Ketahanan Sistem Kesehatan Nasional Melalui INDOHEALTHCARE GAKESLAB EXPO 2025
Kehadiran Indonesia sebagai tuan rumah mencerminkan tekad nasional untuk memodernisasi infrastruktur kesehatan dan mengatasi tantangan seperti fragmentasi data pasien dan kelelahan tenaga medis. Melalui pembelajaran dari implementasi global, forum ini diharapkan mampu memberikan kerangka kerja praktis untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat sistem kesehatan yang lebih terhubung dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi regional dan pembelajaran dari implementasi global, acara ini diharapkan mampu memberikan kerangka kerja praktis untuk menciptakan layanan kesehatan yang lebih terhubung, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi. Dengan transformasi digital yang kini menjadi pusat kebijakan kesehatan, wawasan, dan teknologi yang dibagikan dalam forum ini akan mendukung transisi tersebut agar berjalan dengan sukses.
Bertempat di The Westin Jakarta, forum eksklusif ini akan mempertemukan lebih dari 200 pemimpin industri kesehatan, tenaga medis, pembuat kebijakan, dan ahli teknologi dari seluruh kawasan untuk berbagi praktik terbaik, memperkuat kolaborasi, dan mempercepat adopsi layanan kesehatan berbasis data dan kecerdasan buatan (AI).
