ASIAWORLDVIEW – Laporan dari Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) mencatat bawah bisnis di seluruh dunia menghadapi ancaman serius dari fraud internal, terutama yang terjadi di lingkungan kerja manual dengan kontrol keuangan yang lemah. Di Indonesia sendiri, fraud internal menjadi masalah yang semakin merugikan.
Anthony Huang menjelaskan pentingnya transformasi digital untuk operasional bisnis di era modern ini. Ia menekankan bahwa UKM perlu mengambil langkah proaktif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengotomatisasi proses keuangan mereka.
“Di Paper.id, kami berkomitmen untuk membantu UKM mengurangi beban kerja manual dengan menyediakan solusi seperti invoicing digital, menawarkan lebih dari 30 pilihan pembayaran, hingga mengintegrasikan kartu kredit korporat, Horizon Card ke dalam platform Paper.id untuk memudahkan proses pengadaan barang dan jasa.”
Baca Juga: Hacker Asal Korea Utara Infeksi Chrome dengan Game NFT Palsu
“Inovasi “Inovasi Paper.id juga memungkinkan perusahaan untuk memonitor transaksi secara real-time melalui dashboard yang terintegrasi, sehingga memudahkan pertukaran dokumen dan memastikan setiap perubahan dokumen dapat terpantau dengan baik. Langkah ini dapat mengurangi risiko fraud internal dan menjaga transparansi dalam proses bisnis antar perusahaan.” ujar Anthony dalam sesi tersebut.
Sekitar 30% dari kasus fraud disebabkan oleh kurangnya transparansi dan pengawasan yang memadai dalam proses keuangan. Kejahatan ini tidak hanya menyebabkan kerugian finansial, tetapi juga menurunkan kepercayaan karyawan dan integritas operasional perusahaan.
Sementara itu, Gede Widhi selaku Visa Commercial Solutions Lead di Visa Indonesia turut memberikan wawasan mengenai peran digitalisasi dalam menciptakan arus kas yang lebih stabil dan efisien. Melalui solusi Visa yang memungkinkan UKM mendapatkan fleksibilitas pembayaran dan kemudahan akses finansial.
Ia menyoroti bagaimana digitalisasi dapat mengatasi hambatan finansial yang sering dialami oleh UKM dengan memanfaatkan keunggulan dari pembayaran berbasis kredit yang lebih cepat dan aman, serta membuka akses ke pendanaan yang lebih luas.
