ASIAWORLDVIEW – Susu nabati memiliki variasi kandungan protein yang cukup beragam, tergantung dari bahan dasar yang digunakan. Susu kedelai dan susu kacang polong dikenal sebagai pilihan dengan kandungan protein tinggi, hampir mendekati susu sapi, sehingga sering dijadikan alternatif utama bagi mereka yang membutuhkan asupan protein nabati.
Sebaliknya, jenis populer seperti susu almond, susu oat, dan susu beras umumnya memiliki kandungan protein yang jauh lebih rendah, bahkan sering kali kurang dari 2 gram per gelas. Hal ini membuatnya lebih cocok sebagai minuman ringan atau pelengkap, bukan sumber utama protein, mengutip Health, Kamis (27/8/2026).
Namun, tren industri pangan saat ini menunjukkan adanya inovasi berupa varian susu nabati yang diperkaya protein melalui penambahan isolat protein nabati atau campuran bahan berprotein tinggi. Dengan cara ini, konsumen tetap bisa menikmati rasa dan tekstur susu nabati favorit mereka sambil memperoleh manfaat gizi yang lebih seimbang. Penting untuk dicatat bahwa selain kandungan protein, susu nabati juga menawarkan keunggulan lain seperti rendah lemak jenuh, bebas kolesterol, serta sering kali diperkaya dengan kalsium dan vitamin D, sehingga menjadi bagian dari pola makan sehat dan berkelanjutan.
Susu kedelai, salah satu susu nabati dengan kandungan protein tertinggi dan menyediakan jumlah protein per cangkir yang hampir sama dengan susu sapi. Susu ini terbuat dari kacang kedelai, yang merupakan sumber protein lengkap, artinya kacang kedelai menyediakan kesembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh Anda.2 Susu kedelai sering diperkaya dengan nutrisi seperti kalsium, vitamin D, dan vitamin B12, sehingga menjadikannya pilihan yang kaya nutrisi bagi orang yang tidak mengonsumsi susu sapi.
Baca Juga: Bukan Sekadar Comfort Food, Minuman Cokelat Bikin Tulang Kuat hingga Jantung Sehat
Rasa susu kedelai yang lembut dan creamy sangat cocok untuk smoothie, sereal, kopi, dan makanan yang dipanggang.
Selain kedelai, juga terdapat susu kacang polong semakin populer karena menawarkan jumlah protein yang serupa dengan susu kedelai dan susu sapi. Sebagian besar susu kacang polong dibuat dari kacang polong kuning dan memiliki tekstur yang lembut yang cocok untuk kopi, smoothie, dan masakan.
Susu kacang polong yang diperkaya dengan nutrisi seperti kalsium dan vitamin D. Susu ini juga bisa menjadi pilihan yang bermanfaat bagi orang yang menghindari kedelai atau produk susu sapi, namun tetap menginginkan susu nabati yang tinggi protein.
Tubuh Anda membutuhkan protein untuk membangun dan memperbaiki sel serta jaringan, serta membantu memproduksi hormon dan enzim, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan rasa kenyang setelah makan. Mengonsumsi makanan dan minuman kaya protein, seperti susu nabati, sepanjang hari dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan protein harian.
Susu nabati terbaru mengandung tambahan protein dari sumber seperti kacang polong atau kedelai, sehingga memiliki kandungan protein lebih tinggi daripada susu almond, oat, atau rami tradisional. Karena kandungan protein bervariasi secara signifikan antar produk, periksa label Informasi Gizi untuk mengetahui jumlahnya.
