ASIAWORLDVIEW – Kebutuhan masyarakat terhadap perangkat dapur kini semakin beragam. Di satu sisi, meningkatnya kesadaran terhadap pola makan sehat mendorong konsumen mencari cara untuk mengurangi asupan karbohidrat tanpa meninggalkan nasi sebagai makanan pokok. Di sisi lain, pelaku usaha kuliner membutuhkan peralatan yang dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi.
Menjawab kebutuhan tersebut, Polytron memperkenalkan dua perangkat terbaru untuk segmen yang berbeda, yakni Digital Low Carbo Rice Cooker PRC 2182S berkapasitas 1,8 liter dan Oven Listrik KitchenMate PEO 50B1X berkapasitas 50 liter.
Digital Low Carbo Rice Cooker hadir di tengah tren konsumsi beras Indonesia yang meningkat dalam empat tahun terakhir hingga mencapai lebih dari 36 juta ton pada 2024. Sementara Oven Listrik KitchenMate menyasar kebutuhan UMKM kuliner dan serious hobbyists yang membutuhkan kapasitas produksi lebih besar dengan operasional yang lebih efisien.
Baca Juga: Teknologi AI Tidak Menggantikan Peran Tenaga Medis Indonesia
Digital Low Carbo Rice Cooker PRC 2182S dirancang untuk masyarakat yang ingin tetap menikmati nasi pulen sambil mengurangi kadar gula melalui proses memasak.
Product Specialist Small Home Appliances Polytron, Felita Septian Giovani menegaskan komitmen Polytron terhadap kesehatan konsumen Indonesia melalui perangkat tersebut.
“Kami memahami dilema yang dihadapi masyarakat: keinginan untuk hidup lebih sehat namun tetap menjadikan nasi sebagai makanan pokok. Oleh karena itu, melalui riset dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan keluarga modern, kami menghadirkan Polytron Digital Low Carbo Rice Cooker 1,8 Liter sebagai solusi konkret agar masyarakat dapat menikmati nasi dengan kadar gula yang lebih rendah setiap harinya tanpa harus mengubah kebiasaan makan mereka.” Ungkap Felita.
Rice cooker ini menggunakan proses 3 langkah Low Carbo untuk memisahkan pati berlebih. Proses tersebut memanfaatkan Stainless Steel Tray atau Steamer SUS 304 food-grade yang digunakan untuk merebus dan mengukus beras secara bertahap.
Air tajin yang mengandung karbohidrat akan terekstraksi dan menetes ke panci bagian bawah sehingga menghasilkan nasi dengan kadar gula yang lebih rendah. Produk ini juga menggunakan material Stainless Steel SUS 304 yang telah teruji bebas PFOA.
Selain fungsi Low Carbo, perangkat ini dilengkapi Colorful Touch Menu dan 21-in-1 Menu dengan 21 preset program otomatis. Pengguna dapat menyiapkan berbagai menu mulai dari Low Carbo, nasi merah, nasi shirataki, nasi sushi, nasi kuning, hingga yogurt, kue, dan pizza.
Teknologi 3D Heating mendistribusikan panas dari bagian atas, samping, dan bawah untuk membantu nasi matang secara merata. Rice cooker ini juga memiliki fitur Bebas Basi 48 Jam atau kemampuan menjaga nasi tetap hangat hingga 48 jam.
Kemudahan penggunaan turut didukung non-stick inner pot with handle yang memiliki pegangan anti-panas serta easy-clean inner lid yang dapat dilepas untuk memudahkan pembersihan.
Oven 50 Liter untuk Mendukung Produktivitas UMKM

Selain untuk kebutuhan rumah tangga, Polytron juga memperkenalkan Oven Listrik KitchenMate PEO 50B1X yang menyasar pelaku UMKM kuliner dan serious hobbyists.
Peluncuran produk ini dilakukan berdasarkan riset Polytron bersama Populix yang menunjukkan 60 persen UMKM belum memiliki alat produksi elektronik yang mumpuni. Sementara itu, 55 persen pelaku usaha menempatkan kecepatan layanan sebagai prioritas utama terkait kendala jam operasional.
Polytron pun menghadirkan oven berkapasitas 50 liter yang memungkinkan pengguna memanggang dalam jumlah lebih banyak dalam satu waktu.
“Berdasarkan data bahwa 60% pelaku UMKM belum memiliki produk elektronik untuk usaha, mereka tentu membutuhkan perangkat yang user-friendly. Oleh karena itu, salah satu bentuk perwujudan komitmen kami adalah kehadiran produk oven listrik ini yang dirancang dengan sistem knob manual agar lebih mudah dioperasikan tanpa kerumitan digital di lapangan,” ungkap Felita.
Oven PEO 50B1X dilengkapi 5-in-1 Heating Mode yang mencakup berbagai pilihan pemanasan termasuk panggangan atas-bawah hingga rotisserie. Perangkat ini dapat digunakan untuk menyiapkan berbagai menu seperti kue kering, roti dan ayam panggang utuh.
Untuk membantu menghasilkan panas yang lebih merata, Polytron membekali produk ini dengan teknologi Diamond Reflector dan M-Shaped Heating Element. Diamond Reflector berfungsi memantulkan panas ke berbagai arah sementara M-Shaped Heating Element mendistribusikan panas lebih merata dibandingkan elemen lurus konvensional.
Pengguna juga dapat mengatur tingkat kematangan melalui Dual Heater Control dengan suhu hingga 250°C. Fitur Fermentation Mode atau Dough Proofing turut disediakan untuk mendukung proses pengembangan adonan bagi bisnis bakery dan pastry.
Oven ini memiliki teknologi low watt dengan daya mulai dari 675W untuk satu pemanas. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu pelaku UMKM tetap berproduksi dengan lebih efisien tanpa harus khawatir terhadap keterbatasan daya listrik.
Selain itu, PEO 50B1X menggunakan Double Glass Door untuk insulasi panas yang lebih baik serta dilengkapi aksesori berbahan Stainless Steel SUS 304 yang food grade dan tahan lama.
Digital Low Carbo Rice Cooker PRC 2182S dan Oven Listrik KitchenMate PEO 50B1X menjadi dua produk terbaru Polytron yang menyasar kebutuhan dapur dengan pendekatan berbeda. Satu ditujukan untuk mendukung pola makan dengan asupan karbohidrat lebih rendah sementara yang lainnya dirancang untuk membantu meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi bagi pelaku usaha kuliner.
