Bitcoin dan XRP Menguat Jelang Pemungutan Suara CLARITY Act

Bitcoin and XRP

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin dan XRP mengawali pekan ini dengan momentum yang lebih kuat seiring para pedagang menimbang pemungutan suara RUU CLARITY Act yang akan berlangsung pada September.

Bitcoin diperdagangkan di atas USD77.000 setelah mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam dolar. Sementara XRP berada di sekitar USD1,47 menyusul rebound yang kuat.

Pemungutan suara prosedural Senat dijadwalkan pada 15 September untuk menentukan apakah akan dilanjutkan ke tahap perdebatan. Usulan penutupan perdebatan (cloture motion) membutuhkan 60 suara, dan masih ada ketidakpastian meskipun ada dukungan politik untuk aturan kripto yang lebih jelas.

RUU yang diusulkan akan menetapkan batasan antara Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC). Namun, RUU tersebut masih menghadapi perbedaan pendapat yang belum terselesaikan. Beberapa legislator ingin meningkatkan tingkat jaminan simpanan untuk sekuritas bank komunitas dan memperketat persyaratan etika bagi pejabat terpilih.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Kongres untuk mengesahkan versi yang adil dari RUU CLARITY guna melindungi kepemimpinan Amerika dalam aset digital. Undang-undang ini akan membuka jalan bagi gelombang inovasi berikutnya secara nasional, katanya. Namun, para peserta pasar prediksi tetap ragu mengenai prospek persetujuannya.

Pengguna Polymarket saat ini memperkirakan hanya ada peluang 16% bahwa RUU kontroversial tersebut akan disahkan pada tahun 2026. Probabilitas yang rendah ini menunjukkan bahwa perselisihan politik mengenai kerangka regulasi yang diusulkan untuk mata uang kripto masih berlanjut.

Baca Juga: Bitcoin Masuki Fase Sinyal, Hadapi Ancaman Rantai Ganda

Harga Bitcoin mungkin akan terus pulih jika, seiring para pembuat undang-undang melanjutkan pembahasan RUU tersebut, kondisi pasar secara umum tetap mendukung. Jika reli ini berlanjut, level resistensi mungkin berada di dekat USD85.000 sebelum mencapai USD90.000.

Jika menembus USD80.000, hal ini dapat memicu aksi ambil untung dari kenaikan baru-baru ini. Prospek Bitcoin ke depan mungkin kemudian akan menguji ulang kisaran harga USD72.000 hingga USD75.000, di mana minat investor dapat kembali muncul.

Namun, karena kejelasan regulasi sangat penting bagi penggunaan kripto sebagai alat pembayaran, XRP mungkin akan merespons lebih signifikan. Kepekaan investor terhadap perkembangan kebijakan AS terus dipengaruhi oleh perselisihan hukumnya dengan SEC di masa lalu.

XRP akan tetap memiliki prospek jangka pendek yang positif selama harganya diperdagangkan di atas USD1,40 menjelang pemungutan suara Senat. Permintaan yang kuat berpotensi mendorong harga token ini naik hingga USD1,60 dengan resistensi di USD1,75.

Penolakan atau penundaan lebih lanjut berpotensi merusak sentimen pasar dan mendorong harga XRP turun ke USD1,40. Dalam skenario ini, level USD1,25 berpotensi menjadi level support utama berikutnya bagi pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *