ASIAWORLDVIEW – Vivo kembali mencuri perhatian dengan pendekatan yang cukup unik dalam menyambut lini terbaru mereka, Vivo V80 Lite. Jika biasanya sebuah produk hadir dengan spesifikasi yang relatif seragam di berbagai negara, kali ini Vivo memilih jalan berbeda. Bocoran dan teaser resmi yang beredar mengonfirmasi bahwa akan ada setidaknya dua varian Vivo V80 Lite yang sangat berbeda untuk pasar global, dan perbedaan paling mencolok terletak pada kapasitas baterai serta chipset yang digunakan.
Vivo secara resmi telah memulai masa penantian untuk pasar Malaysia. Berdasarkan poster teaser yang dirilis, Vivo V80 Lite edisi Malaysia akan meluncur pada 3 September 2026 pukul 19.00 waktu setempat. Bocoran ini semakin menarik karena varian Malaysia dipastikan akan hadir dengan baterai raksasa berkapasitas 10.000 mAh.
Ini adalah momen bersejarah karena menandai pertama kalinya Vivo merilis ponsel dengan baterai 10.000 mAh di luar pasar China. Sebelumnya, Vivo pernah meluncurkan Vivo 600 Pro dengan baterai 10.200 mAh, namun perangkat tersebut hanya tersedia di China.
Berdasarkan hasil uji Geekbench, perangkat ini ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7300e (MT6858), dipadukan dengan 6GB RAM dan sistem operasi Android 16 yang kemungkinan akan dibalut dengan antarmuka OriginOS 6. Untuk pengisian daya, TUV certification mengonfirmasi dukungan pengisian cepat 44W. Varian ini akan tersedia dalam pilihan warna pink dan green.
Baca Juga: Vivo V80 Lite 5G Terungkap, Ponsel Lama Nama Baru untuk Peluncuran Global?
Di sisi lain, varian Vivo V80 Lite yang akan hadir di pasar lain tampaknya akan membawa spesifikasi yang berbeda. Berdasarkan daftar Google Play Supported Devices, perangkat ini muncul dengan nomor model V2643, V2644, dan V2576. Yang menarik, nomor model V2576 sebelumnya telah dikaitkan dengan Vivo S2 yang diluncurkan di India. Hal ini mengindikasikan bahwa varian global dari V80 Lite kemungkinan besar adalah versi rebranding dari Vivo S2.
Untuk varian dengan nomor model V2643, hasil bocoran Geekbench menunjukkan bahwa perangkat ini akan ditenagai oleh chipset yang lebih bertenaga, yaitu MediaTek Dimensity 7360-Turbo (MT6878). Chipset ini dipadukan dengan 8GB RAM dan juga menjalankan Android 16. Berdasarkan spesifikasi Vivo S2 yang telah lebih dulu rilis, varian ini diperkirakan akan hadir dengan layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz, kamera utama 50MP Sony IMX852, serta baterai 7.050mAh.
Keputusan Vivo untuk menghadirkan dua varian dengan spesifikasi yang berbeda ini tentu menarik untuk dicermati. Varian Malaysia dengan baterai 10.000 mAh dan chipset Dimensity 7300e jelas menargetkan pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai ekstrem. Sementara itu, varian global yang merupakan rebranding dari Vivo S2 menawarkan keseimbangan antara performa (berkat chipset yang lebih tinggi) dan kapasitas baterai yang tetap besar di angka 7.050 mAh.
Dengan jadwal peluncuran yang sudah di depan mata, kita tinggal menunggu konfirmasi resmi dari Vivo mengenai harga dan ketersediaan di masing-masing pasar. Satu hal yang pasti, Vivo V80 Lite hadir dengan tawaran yang sangat kuat di segmennya, terutama bagi mereka yang mencari ponsel dengan baterai tahan lama tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
