Sempat Cetak Rekor USD124.000, Bitcoin Kembali Anjlok di Tengah Sentimen Global

ASIAWORLDVIEW – Pasar Bitcoin (BTC) mencatatkan pergerakan harga yang sangat volatil, Jumat (14/8/2026), dengan aksi ambil untung besar-besaran terjadi setelah sempat mencetak rekor all-time high (ATH) baru.

Perdagangan dibuka dengan sentimen yang sangat positif. Pada Kamis (14/8) lalu, BTC berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang masa di kisaran USD124.000. Pencapaian ini menjadi puncak dari reli yang telah berlangsung selama beberapa waktu.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Pada Jumat pagi, harga BTC mengalami koreksi tajam dan sempat anjlok hingga ke kisaran USD118.750. Penurunan ini memicu gelombang likuidasi besar-besaran di pasar derivatif, dengan total kerugian mencapai sekitar USD227 juta yang sebagian besar berasal dari likuidasi posisi long (spekulasi kenaikan). Harga bahkan sempat bergerak di bawah USD117.500 yang memicu likuidasi lebih lanjut.

Baca Juga: Bitcoin Masuki Fase Sinyal, Hadapi Ancaman Rantai Ganda

Secara keseluruhan, meskipun terjadi koreksi tajam, Bitcoin masih mencatatkan penguatan sekitar 1% secara mingguan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa permintaan beli secara umum masih terjaga.

Reli yang membawa Bitcoin ke level ATH baru pada Kamis lalu didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. AS dan Iran mencapai kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan dan membuka kembali Selat Hormuz, yang memicu lonjakan selera risiko (risk-on) di pasar global dan mendorong aset-aset berisiko termasuk kripto.

Namun, koreksi pada Jumat pagi menunjukkan bahwa setelah mencapai level tertinggi baru, aksi ambil untung (profit taking) dari para trader jangka pendek menjadi sangat dominan. Indikator pasar derivatif menunjukkan bahwa meskipun likuidasi cukup besar, dampaknya relatif minim dan tidak mengubah struktur pasar secara fundamental. Hal ini mengindikasikan bahwa koreksi tersebut lebih bersifat teknis untuk mendinginkan pasar setelah reli yang terlalu cepat, bukan merupakan pembalikan tren jangka panjang.

Bitcoin menunjukkan gejolak yang sangat tinggi. Setelah berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di atas USD124.000, pasar mengalami koreksi tajam yang membawa harga turun ke kisaran USD118.750. Peristiwa ini menjadi pengingat akan volatilitas ekstrem yang menjadi ciri khas pasar kripto, di mana reli spektakuler seringkali diikuti oleh koreksi yang tidak kalah tajamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *