Open Interest XRP Turun, Sentimen Pasar Kripto Memburuk

XRP

ASIAWORLDVIEW – Harga XRP turun 1,26% menjadi USD1,09 karena tekanan pasar yang lebih luas dan ketidakpastian regulasi melemahkan permintaan. Pasar kripto secara keseluruhan turun 1,42% menjadi USD2,18 triliun dalam 24 jam.

Bitcoin turun 1,24%, dengan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah dan risiko geopolitik yang mendorong investor untuk beralih ke aset yang lebih aman. Harga XRP sebelumnya diperdagangkan mendekati USD1,12, namun pembeli tidak berhasil mempertahankan momentum di atas rata-rata pergerakan kritis.

RUU CLARITY masih menjadi pemicu kebijakan utama yang dipantau para pedagang terkait langkah selanjutnya bagi XRP. Usulan bipartisan ini bertujuan memisahkan regulasi aset digital antara SEC dan CFTC.

Para pendukung berpendapat bahwa regulasi yang lebih transparan akan meningkatkan kepercayaan institusional dan mendatangkan investasi baru ke mata uang kripto terbesar.

Meskipun demikian, John Thune, Pemimpin Mayoritas Senat, mengindikasikan bahwa pemungutan suara akhir sebelum reses musim panas tampaknya tidak mungkin dilakukan. Ia tetap berharap para pembuat undang-undang dapat memulai pembahasan sebelum para senator meninggalkan Washington.

Baca Juga: Industri Kripto Ragukan Pengesahan RUU Clarity 2025

Perlindungan terhadap aset pelanggan telah dirilis oleh Senator Cynthia Lummis dalam draf yang diperbarui. Namun, masih ada perdebatan mengenai etika pemerintah, insentif stablecoin, dan ketentuan-ketentuan lainnya.

Kepala Galaxy Research, Alex Thorn, memangkas perkiraan probabilitas pengesahan RUU tersebut pada tahun 2026 menjadi setengahnya, yaitu 30%. Ia menyebutkan pemendekan kalender legislatif dan waktu yang tersedia untuk negosiasi. Selama prosesnya tidak berjalan lebih cepat, XRP dapat rentan terhadap faktor makroekonomi dan resistensi teknis.

Pemulihan mungkin dapat dipertahankan jika XRP kembali ke rata-rata pergerakan dan sentimen pasar secara umum membaik. Penundaan lebih lanjut mungkin terus membuat harga berfluktuasi di sekitar level support. Sinyal berikutnya akan dipantau oleh para trader dengan mengamati perkembangan di Senat dan imbal hasil obligasi Treasury, serta arah pergerakan Bitcoin.

Aktivitas derivatif XRP juga menurun dengan volume perdagangan turun sebesar 2,72% menjadi 1,92 miliar pada periode terakhir. Open interest juga turun 2,56% menjadi $2,40 miliar, yang mengindikasikan berkurangnya keterlibatan di pasar XRP dengan leverage.

Penurunan yang terjadi bersamaan ini menunjukkan bahwa para pedagang melikuidasi posisi mereka pada saat permintaan spekulatif baru sedang rendah. Volume yang rendah menunjukkan bahwa jumlah kontrak yang diperdagangkan lebih sedikit dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, penurunan open interest menunjukkan bahwa posisi derivatif yang masih terbuka juga berkurang.

Harga XRP diperdagangkan di USD1,089 setelah penjual meningkatkan tekanan pada grafik empat jam. Harga XRP baru-baru ini menembus di bawah saluran naik setelah gagal mempertahankan momentum di atas level resistensi USD1,15.

Penurunan tersebut membawa harga ke bawah USD1,12 dan USD1,10, yang membuktikan bahwa struktur jangka pendek sedang melemah. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) turun ke 35,53, menempatkan XRP di zona netral. MACD juga menunjukkan pola bearish, di mana momentum negatif semakin menguat di bawah garis netral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *