Donald Trump: Bitcoin Tidak Seharusnya Dikenai Pajak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.(Instagram)

ASIAWORLDVIEW – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyampaikan pesan dukungannya terhadap mata uang kripto. Ia mempertanyakan apakah Bitcoin harus dikenai pajak seperti investasi tradisional. Selain itu, membela laporan keuangan pribadinya yang mengungkapkan pendapatan besar terkait mata uang kripto.

Donald Trump juga memuji pasar saham. Ia menegaskan kembali dukungannya terhadap aset digital, dan menanggapi kekhawatiran terkait kepentingan bisnisnya.

Selama wawancara, Trump berpendapat bahwa Bitcoin telah berkembang menjadi suatu bentuk uang dan mempertanyakan mengapa pengguna harus membayar pajak capital gain atas pembelian sehari-hari.

Menggunakan pembelian kopi sebagai contoh, Trump mengatakan seorang temannya baru-baru ini menyoroti bahwa transaksi Bitcoin seharusnya tidak memicu pajak. Apalagi jika aset tersebut berfungsi sebagai uang, sebuah pandangan yang menurutnya ia setujui.

Baca Juga: Trump Raup Lebih dari USD1 Miliar dari Kripto di Tengah Pasar yang Tertekan

Pernyataan tersebut sejalan dengan seruan Trump pada masa kampanye untuk regulasi kripto yang lebih ramah dan muncul saat pemerintahannya terus memposisikan Amerika Serikat sebagai pemimpin global dalam aset digital.

“Kripto Itu Penting,” kata Trump

Trump semakin memperkuat dukungannya terhadap industri ini, menyebut kripto sebagai “hal yang penting”. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat harus memimpin sektor ini.

“Apa pun yang kita lakukan, kita ingin menjadi yang nomor satu,” kata Trump, menggambarkan aset digital sebagai perlombaan teknologi strategis, bukan sekadar tren investasi.

Komentarnya tersebut memperkuat agenda pro-kripto yang lebih luas dari pemerintahannya, termasuk dukungan terhadap inovasi aset digital dan upaya untuk memperkuat posisi Amerika Serikat melawan pusat-pusat keuangan pesaing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *