Binance Bantah Tinggalkan Uni Eropa di Tengah Isu Lisensi MiCA

Binance.

ASIAWORLDVIEW – Binance kembali menegaskan komitmennya terhadap pasar Uni Eropa meskipun belum mendapatkan izin berdasarkan kerangka kerja Markets in Crypto-Assets (MiCA) Uni Eropa. Pejabat yang terkait dengan bursa tersebut mengisyaratkan akan mengambil pendekatan yang lebih baik untuk memperoleh lisensi Uni Eropa yang sangat penting tersebut.

Kepala Binance untuk Eropa dan Inggris Raya, Gillian Lynch, membantah rumor bahwa bursa tersebut akan meninggalkan Eropa setelah proses perizinannya menemui hambatan. Ia mencatat bahwa mereka masih berupaya mendapatkan persetujuan regulasi melalui cara lain.

“Binance tidak akan meninggalkan Eropa,” kata Lynch. “Kami mungkin hanya memiliki jalur yang berbeda untuk mendapatkan izin.”

Selain itu, Lynch mengungkapkan rencana untuk menjajaki yurisdiksi lain karena Binance tidak mendapatkan persetujuan di Yunani. “Jika bukan di Yunani, saya sedang mempertimbangkan alternatif lain,” ujarnya.

Baca Juga: Coinbase Luncurkan Produk Baru, Terdaftar SEC

Pernyataan tersebut muncul di tengah momen kritis bagi Binance, karena perjanjian izin yang berlaku saat ini di Eropa akan segera berakhir. Perusahaan tersebut harus memperoleh lisensi MiCA sebelum tenggat waktu tersebut dan kini menghadapi tekanan waktu. Jika lisensi tidak disetujui hingga saat itu, Binance mungkin harus membatasi layanan yang disediakan bagi pengguna di seluruh kawasan Uni Eropa.

Binance telah menjalin dialog berkelanjutan dengan regulator dari sejumlah yurisdiksi di Eropa, menurut laporan Reuters. Di antaranya adalah badan regulasi di Irlandia, Latvia, dan Yunani.

Namun, negosiasi tersebut dilaporkan tidak berjalan positif karena riwayat ketidakpatuhan bursa tersebut terhadap regulasi, kerangka kerja organisasinya, serta manajemen risikonya.

Lynch mengatakan Binance telah menjalin kontak dengan beberapa regulator di kawasan tersebut, tetapi sebenarnya hanya mengajukan satu permohonan, yaitu di Yunani. Ia juga mencatat bahwa perusahaan optimis mengenai prospeknya dalam proses perizinan di Yunani.

Lynch menyoroti investasi yang telah dilakukan bursa tersebut untuk memastikan kepatuhannya terhadap peraturan. Ia mencatat bahwa platform tersebut telah memberikan kontribusi penting dalam penguatan pengendalian internal. Selain itu, saat ini Binance memiliki sekitar 1.500 staf kepatuhan di seluruh dunia.

Perusahaan juga telah mengonfirmasi bahwa tidak ada masalah yang belum terselesaikan terkait permohonan lisensi di Eropa. Saat ini, Binance masih mengurus permohonan lisensi lainnya untuk beroperasi di bawah rezim regulasi kripto baru Uni Eropa. Di sisi lain, Ripple telah memperoleh lisensi MiCA awal di Luksemburg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *