ASIAWORLDVIEW – YouTube berperan aktif dalam melindungi generasi muda Indonesia di dunia digital. Hal itu dilakukan dengan menghadirkan berbagai kebijakan, fitur, dan program edukasi yang berfokus pada keamanan serta literasi digital.
Platform ini menyediakan kontrol orang tua, batasan usia, dan algoritma yang dirancang untuk memfilter konten yang tidak sesuai. Alhasil anak-anak dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih aman.
“Upaya ini tidak hanya melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya, tetapi juga membantu mereka mengembangkan keterampilan digital yang positif, kreatif, dan produktif di era teknologi yang terus berkembang,” sebut pihak YouTube dalam siaran pers yang dikutip Asiaworldview, Minggu (29/3/2026).
Orang tua kini dapat mengatur durasi tayangan YouTube Shorts hingga nol, sehingga kontrol waktu menonton menjadi lebih ketat. Selain itu, teknologi verifikasi usia berbasis Artificial Intelligence akan segera diluncurkan di Indonesia sebelum tenggat PP Tunas 2027, memungkinkan sistem secara otomatis memberikan perlindungan sesuai usia.
Baca Juga: TikTok Mulai Ketat Awasi Pengguna, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Melalui aplikasi Family Link, orang tua juga bisa mengunci waktu layar, mengatur jadwal “Waktu Sekolah”, memberikan pengingat “Istirahat Sejenak”, serta memantau penggunaan aplikasi untuk membentuk kebiasaan digital yang sehat.
Khusus bagi pengguna di bawah 18 tahun, YouTube menambahkan perlindungan kesejahteraan digital berupa pengingat istirahat, penonaktifan notifikasi setelah pukul 22.00, dan penghentian fitur putar otomatis. Semua langkah ini menunjukkan komitmen YouTube dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan generasi muda di dunia digital.
“Pembatasan akun secara menyeluruh bagi pengguna di bawah 16 tahun justru akan membuat kaum muda yang mengakses YouTube kehilangan berbagai perlindungan, kontrol orang tua, serta fitur keamanan yang telah kami integrasikan ke dalam akun yang diawasi (supervised accounts),” pungkasnya.
Selain itu, YouTube juga bekerja sama dengan pemerintah, komunitas, dan organisasi lokal untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan internet yang sehat dan bertanggung jawab.
