Menuju Perundingan Damai AS-Iran, Pasar Kripto Ikut Lega

Deretan koin cryptocurrency.

ASIAWORLDVIEW – Pasar kripto mulai pulih setelah mengalami penurunan tajam kemarin. Bitcoin memimpin pemulihan ini, melonjak di atas USD67.000 seiring dengan upaya Pakistan memfasilitasi perundingan damai antara Amerika Serijat (AS) dan Iran.

AS juga telah memberi sinyal bahwa mereka menangguhkan agresi. Hal itu ternyata memberikan sentimen positif.

Pasar kripto telah pulih hari ini, dengan total kapitalisasi pasar mencapai USD2,3 triliun dari level terendah intraday sekitar USD2,26 triliun, menurut data TradingView. Harga Bitcoin naik hampir 2%, melonjak di atas level psikologis USD97.000.

Baca Juga: Harga Bitcoin Stabil, Premi Opsi Tetap Membengkak

Pasar kripto masih berisiko mengalami penurunan yang lebih besar karena kelompok Houthi telah ikut campur dalam konflik antara AS dan Iran, dengan meluncurkan rudal ke Israel hari ini. Kelompok yang didukung Iran ini telah berjanji akan terus melakukan serangan tersebut hingga serangan AS dan Israel terhadap Iran serta kelompok-kelompok yang didukungnya dihentikan.

Keterlibatan Houthi dalam perang ini sangat signifikan, karena mereka dapat mengganggu lalu lintas kapal di Selat Bab al-Mandeb, yang dapat berdampak negatif terhadap perekonomian global dan memberikan tekanan pada harga kripto. Penutupan selat ini berpotensi menyebabkan dunia kehilangan 6 juta barel pasokan minyak global, yang semakin mendorong kenaikan harga minyak.

Hal ini ditambah dengan Selat Hormuz, yang kemarin kembali dinyatakan oleh Iran tetap ditutup meskipun perundingan damai sedang berlangsung. Penutupan Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak global, telah berkontribusi besar terhadap harga minyak yang mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Lonjakan harga minyak lebih lanjut akan memberikan tekanan penurunan pada pasar kripto, karena para pelaku pasar khawatir akan tekanan inflasi.