ASIAWORLDVIEW – Saat libur Lebaran, penggunaan sunscreen menjadi langkah penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, terutama di lokasi wisata yang banyak berada di ruang terbuka. Misalnya pantai, taman, atau area pegunungan. Aktivitas di bawah terik matahari tanpa perlindungan dapat menyebabkan kulit terbakar, kusam, bahkan mempercepat penuaan dini.
dr. Lanny Juniarti, Dpl. AAAM menjelaskan, mengaplikasikan sunscreen yang sesuai jenis kulit dan memiliki SPF cukup tinggi, kulit akan tetap terlindungi dari efek buruk sinar UV. Selain itu, penggunaan sunscreen juga membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah munculnya flek hitam.
“Sunscreen berperan penting dalam mencegah hiperpigmentasi semakin memburuk. Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat merangsang produksi melanin berlebih di kulit, sehingga memperparah noda hitam atau bercak gelap yang sudah ada. Dengan menggunakan sunscreen secara rutin, kulit terlindungi dari efek buruk sinar UV yang menjadi pemicu utama hiperpigmentasi,” ia mengatakan.
Perlindungan ini membantu menjaga warna kulit tetap merata, mencegah timbulnya flek baru, serta mendukung hasil perawatan kulit agar lebih optimal. Oleh karena itu, penggunaan sunscreen setiap hari, bahkan saat cuaca mendung atau berada di dalam ruangan dengan paparan cahaya, sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan tampilan kulit.
Baca Juga: Double Cleansing dan Moisturizer, Rahasia Kulit Tetap Segar Saat Lebaran 2026
“Agar perlindungan maksimal, sunscreen sebaiknya diaplikasikan 15 hingga 30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan dan diulang setiap beberapa jam, terutama jika berkeringat atau berenang,” ia menambahkan.
Bagi pemilik kulit sensitif atau hiperpigmentasi disarankan untuk menghindari aktivitas luar ruangan atau menghindari paparan matahari pada jam yang intensi yakni pukul 10.00-15.00. Namun bila terpaksa dapat menggunakan perlindungan tambahan seperti topi, kacamata hitam dan pakaian pelindung.
Menjaga hidrasi kulit dan kesehatan skin barrier sangat penting, terutama saat terpapar sinar matahari yang panas. Paparan UV dan suhu tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan alami sehingga terasa kering, sensitif, bahkan mudah mengalami iritasi. Dengan menjaga hidrasi melalui penggunaan pelembap yang sesuai jenis kulit, lapisan pelindung alami kulit tetap berfungsi optimal untuk menahan polusi, bakteri, dan faktor eksternal lainnya.
Skin barrier yang sehat membantu kulit tetap lembut, elastis, serta lebih tahan terhadap kerusakan akibat lingkungan. Oleh karena itu, selain sunscreen, penggunaan moisturizer dan kebiasaan minum cukup air juga menjadi kunci menjaga kulit tetap segar dan sehat sepanjang hari.
