ASIAWORLDVIEW – Bermain handphone di toilet saat Buang Air Besar (BAB) bisa menyebabkan sembelit. Saat seseorang duduk terlalu lama di toilet karena sibuk dengan handphone, otot-otot dasar panggul dan rektum mendapat tekanan lebih lama dari yang seharusnya. Kondisi ini dapat mengganggu aliran darah di area tersebut dan meningkatkan risiko munculnya masalah seperti wasir atau kesulitan buang air besar.
Selain itu, fokus pada layar membuat orang cenderung menunda proses buang air, sehingga feses bisa menjadi lebih keras karena terlalu lama berada di usus besar.
Sembelit pernah dianggap sebagai penyebab utama penyakit wasir, kata Trisha Pasricha, MD, MPH, penulis utama studi baru dan seorang gastroenterolog di Beth Israel Deaconess Medical Center, mengutip dari Health, Kamis (13/11/2025). Kini, para peneliti percaya bahwa kondisi tersebut lebih terkait dengan upaya mengejan dan perubahan tekanan yang memengaruhi pembuluh darah wasir.
Baca Juga: Dion Wiyoko Ajak Anak Indonesia Biasakan Hidup Bersih Sehat
Untuk menyelidiki hal ini, para peneliti menganalisis kebiasaan penggunaan ponsel pasien yang berkunjung ke Beth Israel Deaconess Medical Center untuk menjalani kolonoskopi. Mereka mensurvei 125 orang, masing-masing berusia minimal 45 tahun, tentang seberapa sering mereka menggunakan ponsel saat di toilet, lalu membandingkan hal ini dengan hasil kolonoskopi mereka.Survei menunjukkan bahwa 83 peserta, atau 66%, melaporkan menggunakan smartphone di toilet.
Kelompok ini rata-rata hampir tujuh tahun lebih muda daripada mereka yang tidak menggunakan ponsel, dan secara keseluruhan kurang aktif secara fisik. Selama kolonoskopi, 43% dari semua peserta memiliki wasir yang terlihat. Sementara hanya 7,1% peserta yang tidak menggunakan smartphone menghabiskan lebih dari lima menit di toilet, hal ini berlaku untuk 37,3% pengguna smartphone.
“Temuan ini jelas tidak ada hubungannya dengan penggunaan ponsel—lebih berkaitan dengan duduk di toilet dalam waktu lama,” Waqar Qureshi, MD, seorang gastroenterolog dan profesor di Baylor College of Medicine.
