ASIAWORLDVIEW – Tak lagi menjadi wilayah Ibukota, Jakarta ternyata masih mempertahankan pesonanya sebagai kota bisnis dan metropolitan. Jakarta naik tiga peringkat dalam Global Cities Index 2025 karena berhasil memperkuat lima dimensi utama: aktivitas bisnis, sumber daya manusia, pertukaran informasi, pengalaman budaya, dan keterlibatan politik.
“Kenaikan peringkat Jakarta dalam Global Cities Index menjadi bukti nyata dari ketangguhan dan ambisinya kota ini. Terlepas dari berbagai tantangan global, kota ini tetap fokus memperkuat daya saing, konektivitas, dan inklusivitas.” ujar Shirley Santoso, Presiden Direktur Kearney Indonesia, dikutip Asiaworldview, Selasa (11/11/2025).
Peningkatan ini mencerminkan kemajuan nyata Jakarta dalam membangun ekosistem kota global yang lebih tangguh dan terintegrasi. Menurut laporan dari Kearney, Jakarta menunjukkan ketangguhan luar biasa di tengah ketidakpastian global, termasuk dalam menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan iklim. Faktor-faktor seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, partisipasi publik yang aktif, serta kolaborasi lintas sektor turut mendorong posisi Jakarta di peta kota dunia.
Baca Juga: Jakarta Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Industri dan Pariwisata Kopi
Selain itu, keberhasilan dalam memperluas jejaring internasional, meningkatkan konektivitas digital, dan memperkuat daya saing bisnis lokal menjadi katalis penting dalam akselerasi peringkat tersebut. Kenaikan ini juga menandai langkah strategis Jakarta menuju ambisinya untuk masuk dalam jajaran 20 kota global terdepan di masa mendatang.
Berlandaskan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, ambisi Jakarta untuk masuk jajaran 50 kota global teratas mencerminkan visinya untuk berkembang menjadi Kota Global dan Berbudaya. Rencana ini berfokus pada percepatan transformasi digital dalam tata kelola dan layanan publik, pengembangan kawasan bersifat transit-oriented yang tangguh terhadap perubahan iklim, serta pemberdayaan human capital untuk mendorong inovasi dan produktivitas di seluruh sektor.
“Dengan kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan, nampak bahwa Jakarta berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan visinya menjadi salah satu dari 50 kota global teratas pada tahun 2030,” ia menambahkan.
