ASIAWORLDVIEW – Harga Solana terus menghadapi tekanan jual yang kuat seiring dengan kondisi pasar yang memburuk secara tajam, Kamis (6/11/2025). Dalam 24 jam terakhir, Solana turun 2%, memperpanjang kerugian mingguan menjadi hampir 10%. Selama sebulan terakhir, token ini anjlok lebih dari 30%, mencerminkan penjualan massal di pasar secara luas.
Kegagalan teknis besar terjadi saat harga SOL turun di bawah USD160, mencapai level terendah $145, dan stabil di sekitar $157. Penurunan ini disebabkan oleh upaya gagal untuk mempertahankan harga di atas $190, yang memicu serangkaian likuidasi.
Posisi long sebesar lebih dari 1,35 miliar hilang dalam satu hari. Ini adalah penjualan paksa yang berkontribusi pada penurunan. Seiring likuidasi kripto secara keseluruhan melampaui 2 miliar, kini terdapat suasana ketakutan di kalangan trader. Ketidakpastian regulasi menambah tekanan pada pasar yang sudah volatil.
Baca Juga: Koreksi Pasar, Harga Solana Alami Penurunan
Harga Bitcoin turun 1,02% dalam 24 jam terakhir, memperdalam kerugiannya sebesar 8,6% dalam seminggu. Investor jangka panjang telah menjual sekitar 400.000 BTC sejak Oktober, senilai hampir 45 miliar, yang memberikan tekanan turun pada harga.
Aliran keluar ETF pada 4 November mencapai $566 juta, menunjukkan minat yang berkurang dari institusi. Etherium juga turun di bawah USD3.500, diikuti oleh pesanan jual, dengan pasar kripto secara keseluruhan turun 0,6%, mendorong kerugian mingguan sebesar 9%.
Analis kripto menunjukkan bahwa harga Solana telah berulang kali mencoba mempertahankan level dukungan pentingnya di $160. Skenario ini menimbulkan kontroversi di kalangan trader mengenai apakah level tersebut memiliki potensi untuk menentukan dasar pasar kripto.
Solana berusaha stabil setelah penurunan baru-baru ini yang menarik harga ke zona dukungan kritis. Analisis grafik menunjukkan adanya beberapa penolakan di harga ini, yang mungkin menjadi indikasi kuat pertahanan pembeli.
Jika SOL berhasil menembus di atas USD160, target berikutnya dapat berada di sekitar $175–$180. Prospek harga jangka panjang Solana terlihat bullish karena Fidelity merevisi pengajuan S-1-nya untuk ETF $SOL, dengan kemungkinan pencatatan diharapkan dalam 20 hari ke depan.
