BABYMONSTER Bawa Koreografi ke Dunia Camilan lewat Kampanye OREO Dance Challenge Viral

Konferensi per OREO x BABYMONSTER #TwistLickDance, Sabtu (25/10/2025).

ASIAWORLDVIEW – Kolaborasi antara OREO dan BABYMONSTER melalui kampanye #TwistLickDance menghadirkan perpaduan unik antara dunia camilan dan KPop. Kampanye ini menampilkan tantangan tarian yang terinspirasi dari cara ikonik menikmati OREO—diputar, dijilat, dan dicelup—yang diubah menjadi gerakan koreografi energik oleh grup BABYMONSTER.

Anggya Kumala, Marketing Director Mondelez Indonesia menjelaskan dalam konferensi pers, Sabtu (25/10/2025), OREO menggandeng BABYMONSTER sebagai bagian dari strategi pemasaran yang menyasar generasi muda, khususnya penggemar K-pop yang memiliki basis penggemar global yang sangat besar dan loyal. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat citra OREO sebagai merek yang fun, kreatif, dan relevan dengan tren budaya pop saat ini.

“Dengan menggandeng BABYMONSTER, grup K-pop baru dari YG Entertainment yang tengah naik daun, OREO dapat menjangkau audiens baru melalui kampanye interaktif seperti #TwistLickDance yang menggabungkan elemen musik, tarian, dan media sosial,” ia mengatakan.

Baca Juga: Milky Way Dunk, Kirim OREO ke Stratosfer

Melalui media sosial, penggemar diajak untuk ikut serta dalam tantangan ini dengan meniru gerakan khas mereka, menciptakan gelombang partisipasi global yang menyenangkan dan interaktif. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat citra OREO sebagai merek yang playful, tetapi juga memperluas jangkauan BABYMONSTER ke audiens internasional melalui kekuatan viral dari budaya pop dan digital engagement.

“Sinergi ini menciptakan pengalaman merek yang menyenangkan dan mendalam, sekaligus memperluas jangkauan pasar OREO di kalangan generasi Z dan milenial di berbagai negara,” ia menambahkan.

OREO tetap menjadi biskuit populer hingga saat ini berkat strategi pemasaran yang inovatif, adaptif terhadap tren, dan konsisten membangun koneksi emosional dengan konsumen. Selain itu, OREO memanfaatkan kekuatan digital marketing dan media sosial untuk menjangkau generasi muda, terutama Gen Z dan milenial, dengan konten yang relevan.

“Konsistensi dalam menjaga kualitas rasa, bentuk ikonik dua biskuit dengan krim di tengah, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya lokal menjadikan OREO tetap relevan dan dicintai lintas generasi,” pungkasnya.