NFT FIFA Collect Dianggap Perjudian, Regulator Swiss Ambil Langkah Hukum

FIFA.

ASIAWORLDVIEW – Otoritas Pengawas Perjudian Swiss (GESPA) telah mengajukan gugatan pidana terhadap platform Non-Fungible Token (NFT) milik Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), yakni FIFA Collect. Hal itu karena diduga menjalankan aktivitas perjudian tanpa izin.

GESPA menilai bahwa fitur kompetisi dan sistem hadiah berbasis undian yang ditawarkan oleh FIFA Collect mengandung unsur perjudian menurut hukum Swiss. Pengguna platform tersebut disebut harus membayar untuk berpartisipasi dalam event yang menawarkan hadiah acak, mirip dengan sistem lotere atau taruhan olahraga. Gugatan ini mencerminkan meningkatnya perhatian regulator terhadap proyek Web3 dan aset digital yang menggabungkan elemen permainan dan hadiah berbasis blockchain.

GESPA menekankan bahwa partisipasi dalam kompetisi FIFA Collect hanya dapat dilakukan dengan taruhan uang dan menawarkan keuntungan finansial, sehingga harus tunduk pada regulasi perjudian yang berlaku. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa otoritas Swiss tidak akan mentolerir aktivitas berbasis NFT yang melanggar hukum, sekaligus mempertegas batas antara inovasi digital dan kepatuhan terhadap regulasi nasional

Menurut siaran pers, penyelidikan yang dimulai pada awal Oktober mengungkapkan bahwa platform online FIFA Collect mengadakan berbagai kontes menggunakan “non-fungible tokens.” Partisipasi memerlukan taruhan, dengan kemungkinan memenangkan hadiah uang tunai. Hasilnya bergantung pada undian atau prosedur serupa.

Baca Juga: Web3 dan NFT Jadi Arena Merek Mewah Bangun Loyalitas Konsumen

Berdasarkan undang-undang yang berlaku, GESPA mengklasifikasikan penawaran ini sebagian sebagai lotere dan sebagian sebagai taruhan. Aktivitas semacam itu di negara tersebut memerlukan lisensi, artinya FIFA Collect beroperasi secara ilegal.

Lembaga tersebut menyatakan wajib memberitahukan otoritas penegak hukum tentang pelanggaran ini, dan keputusan untuk mengajukan tuntutan pidana diserahkan kepada mereka. Pada September 2022, federasi sepak bola mengumumkan peluncuran serangkaian token koleksi yang didedikasikan untuk Piala Dunia mendatang. Aset-aset tersebut diluncurkan di blockchain Algorand, dengan mana kemitraan dibentuk pada Mei.

“Seperti memorabilia olahraga dan stiker, ini adalah kesempatan terjangkau bagi penggemar di seluruh dunia untuk terhubung dengan pemain favorit mereka, mengenang momen-momen hebat, dan lebih banyak lagi di platform baru,” komentar Romy Gai, Chief Business Officer FIFA, pada saat itu.

Pada Desember, organisasi mengumumkan peluncuran koleksi terbatas 100 NFT di solusi L2 Polygon. Beberapa token yang tersedia melalui FIFA Collect menawarkan kesempatan untuk memenangkan tiket ke final Piala Dunia 2026.