ASIAWORLDVIEW – Menurut InterSystems, membangun database yang sangat besar dan menyimpan data di dalamnya dapat menjadi titik awal yang strategis untuk transformasi digital. Apalagi di sektor yang membutuhkan integrasi dan analisis data skala besar seperti layanan kesehatan, keuangan, atau pemerintahan.
Dengan teknologi seperti InterSystems IRIS, database tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga sebagai data platform multi‑model berperforma tinggi yang mampu menangani transaksi dan analitik secara bersamaan dalam skala masif. Pendekatan ini memungkinkan organisasi mengonsolidasikan data terstruktur.
Luciano Brustia, Managing Director Asia Pacific di InterSystems dalama Asia Hethcare Sumit 2025, Rabu (3/9/2025), dalam sesi konferensi pers menjelaskan, data tersebut diolah secara real‑time, dan menggunakannya untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan akurat. Fondasi data yang kuat ini menjadi landasan bagi penerapan teknologi lanjutan seperti ARtificial Intelligence, machine learning, dan analitik prediktif, sehingga organisasi dapat berinovasi dan beradaptasi lebih cepat terhadap perubahan kebutuhan pasar maupun regulasi.
Baca Juga: InterSystems Asia Healthcare Summit 2025: Jakarta Siap Pimpin Revolusi Kesehatan Digital Asia
“Adopsi awal suatu teknologi berperan penting sebagai pemicu pertumbuhan dan penyempurnaan berkelanjutan. Dengan memulai dari versi yang cukup baik” untuk digunakan, organisasi dapat segera memperoleh manfaat praktis sekaligus mengumpulkan umpan balik dari pengguna awal,” ia mencontohkan.
Pendekatan ini memungkinkan inovasi berkembang secara iteratif—setiap pembaruan didasarkan pada pengalaman nyata di lapangan, sehingga solusi menjadi semakin relevan dan efektif. Selain itu, adopsi awal membantu membangun basis pengguna dan ekosistem pendukung sejak dini, yang pada gilirannya mempercepat penyebaran teknologi dan memperkuat posisinya di pasar.
“Strategi ini menekankan bahwa kesempurnaan bukanlah syarat untuk memulai, melainkan hasil dari proses pembelajaran dan pengembangan yang berkesinambungan,” ia menambahkan.
Inovasi yang berkembang melalui proses inii memungkinkan teknologi untuk terus disempurnakan berdasarkan pengalaman nyata dan umpan balik pengguna. Pendekatan ini tidak hanya memperbaiki fitur dan kinerja secara bertahap, tetapi juga secara paralel membangun basis pengguna yang loyal serta ekosistem pendukung yang solid.
“Dengan melibatkan pengguna sejak tahap awal, teknologi dapat beradaptasi lebih cepat terhadap kebutuhan pasar dan tantangan operasional, sekaligus menciptakan jaringan mitra, pengembang, dan institusi yang memperkuat keberlanjutan solusi tersebut. Seiring waktu, kombinasi antara penyempurnaan berkelanjutan dan ekosistem yang berkembang ini akan memperkokoh posisi teknologi di pasar dan meningkatkan dampaknya bagi industri maupun masyarakat,” pungkasnya.
