Robot Humanoid Siap Bertanding di Olimpiade AI Pertama Dunia

Ilustrasi robot humanoid.(freepik)

ASIAWORLDVIEW – AI (Kecerdasan Buatan) dan LLM (Large Language Model)  telah menjadi teknologi terdepan dalam hampir setiap perangkat keras teknologi pada tahun 2025. Keduanya memberikan otak dan kepribadian pada robot humanoid.

China akan menjadi tuan rumah World Humanoid Robot Games pertama di dunia di Beijing pada 15 Agustus 2025. Ini sebuah kompetisi atletik dan intelektual selama tiga hari dalam unjuk gigi kecanggihan teknologi.

Bertempat di National Speed Skating Oval atau “The Ice Ribbon,” ajang ini mempertemukan 280 tim dari 16 negara untuk berkompetisi dalam 487 pertandingan yang mencakup olahraga atletik, tantangan intelektual, hingga simulasi tugas dunia nyata seperti merapikan kamar hotel dan mengemas obat di rumah sakit.

Baca Juga: AI Jadi Senjata Baru Hacker, Serangan Siber Kini Lebih Cepat, Cerdas dan Berbahaya

Robot-robot humanoid yang bertanding dilengkapi dengan AI dan model bahasa besar (LLM), yang memberi mereka kemampuan berpikir, berinteraksi, dan bahkan menunjukkan kepribadian layaknya manusia. Dengan dukungan dari pemerintah dan perusahaan teknologi terkemuka seperti Yushu Technology dan Fourier, serta universitas top seperti Tsinghua dan Peking University, China tidak hanya memamerkan inovasi, tetapi juga membuka babak baru dalam integrasi robot ke kehidupan sehari-hari

Stadion ini kini telah diubah menjadi arena robot berteknologi tinggi dengan semua fasilitas yang diperlukan untuk pemeliharaan dan pengisian daya droid.

Acara ini diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Kota Beijing, China Media Group, Organisasi Kerjasama Robot Dunia, dan Dewan Internasional RoboCup Asia-Pasifik.

Acara ini mencakup 487 kompetisi di 26 kategori, mulai dari acara atletik tradisional seperti atletik lapangan hingga tantangan berbasis skenario yang meniru pekerjaan dunia nyata.