Peran Penting Ekonomi Kreatif bagi Masyarakat, Bantu Perekonomian hingga Lestarikan Budaya

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harya

ASIAWORLDVIEW – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menegaskan bahwa Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) telah memainkan peran penting dalam memperluas literasi dan kesadaran masyarakat terhadap ekonomi kreatif di seluruh Indonesia. Selain itu, melestarikan budaya lokal lewat produk-produk kreatif yang inovatif

“Kekuatan kolektif aktor ekonomi kreatif telah secara aktif berkontribusi untuk memperluas melek ekonomi kreatif, menciptakan peluang bisnis baru, dan melestarikan budaya lokal melalui produk kreatif,” kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harya, Minggu (20/7/2025).

Menteri Harsya menyatakan bahwa kementerian akan segera menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Gekraf setelah penutupan Kongres pertama organisasi, sebagai bagian dari strategi untuk mencapai visi Golden Indonesia 2045 Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Bangga Buatan Indonesia, Sandiaga Uno Melihat Potensi Ekonomi pada Surplus App

“Gekrafs merupakan mitra strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di tingkat regional,” ia mengatakan.

Kehadiran Gekrafs disambut baik di 38 provinsi, 273 distrik dan kota, serta perwakilan internasional di tujuh negara, dengan lebih dari 30 ribu anggota.

“Di bawah arahan Presiden Prabowo, pengembangan ekonomi kreatif sangat luar biasa. Oleh karena itu, pendekatan yang berbeda diperlukan, karena kita berurusan dengan industri dan ekonomi, yang tidak dapat direalisasikan jika kita bekerja sendiri,” kata Menteri Harya.

Dia mengatakan Kongres Gekrafs, bertema “Ekonomi Kreatif sebagai Masa Depan Indonesia”, berhasil menegaskan kembali peran ekonomi kreatif sebagai pilar utama dalam strategi menuju Visi Emas Indonesia.