ASIAWORLDVIEW – Di tengah perang tarif Trump dan kenaikan imbal hasil obligasi AS, ekonomi Amerika tampaknya berada dalam posisi yang sangat sulit, karena Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) milik Elon Musk muncul dengan sebuah rencana untuk menghindari resesi AS.
Miliarder teknologi yang dekat dengan Presiden AS ini menyatakan bahwa mempercepat pertumbuhan PDB adalah salah satu cara untuk menghindari krisis utang AS. Ini berarti sebuah perubahan 180 derajat yang jelas dari mengurangi pengeluaran federal menjadi meningkatkannya.
Ketika perang tarif Trump berlanjut, pasar obligasi AS tetap memanas karena imbal hasil Treasury 10-Tahun telah melonjak menjadi 4,5%, meningkatkan kekhawatiran akan resesi AS. Sesuai data Kalshi, kemungkinan resesi di Amerika Serikat melonjak menjadi 43%.
Untuk mencegah Amerika tergelincir ke dalam kebangkrutan, Elon Musk telah menekankan pentingnya mempercepat pertumbuhan PDB.
Baca Juga: Harga Dogecoin Melonjak dengan Pola Penembusan
“DOGE telah dan akan melakukan pekerjaan besar untuk menunda hari kebangkrutan Amerika, tetapi pemborosan pemerintah berarti bahwa hanya peningkatan radikal dalam produktivitas yang dapat menyelamatkan negara kita”.
Presiden AS Donald Trump mengancam Uni Eropa dengan tarif 50% pada hari Jumat, yang menyebabkan penurunan tajam pada Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas. Di sisi lain, laporan menunjukkan bahwa AS dan India mungkin akan mencapai kesepakatan perdagangan dalam 7-10 hari ke depan. Gejolak tarif ini telah menyebabkan volatilitas yang kuat di pasar global baru-baru ini.
