Harga Bitcoin Stabil, Analis Ungkap Sentimen Membaik

Bitcoin.(Pexel)

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin tercatat stabil pada level USD84.447, (14/4), di tengah sentimen pasar yang sedikit membaik. Hal ini terjadi akibat keringanan terbatas atas pengecualian tarif perdagangan Amerika Serikat terhadap China.

Pergerakan Bitcoin yang fluktuatif beberapa pekan terakhir mencerminkan sensitivitas tinggi pasar terhadap perkembangan geopolitik global. Aset  kripto terbesar di dunia ini sempat menyentuh titik terendah lima bulan di level USD74.000, sebelum akhirnya pulih setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengecualian tarif untuk impor elektronik dari China.

Namun, keringanan ini bersifat sementara, dengan rencana tarif tambahan terhadap produk elektronik dan semikonduktor yang masih dibayangi ketidakpastian.

“Stabilnya harga Bitcoin saat ini lebih merupakan hasil dari penyesuaian pasar terhadap kabar positif jangka pendek. Namun, risiko makroekonomi global, terutama yang berkaitan dengan tarif dan potensi resesi di AS, masih menjadi beban psikologis yang signifikan,” ujar Fyqieh Fachrur, Analis Tokocrypto.

Baca Juga: Emas atau Bitcoin: Pemenang di Tengah Perang Dagang

Sementara itu, altcoin menunjukkan pergerakan yang relatif datar. Ether naik tipis 0,4% menjadi $1.622,57, XRP turun 0,4% menjadi $2,1331, dan Solana mencatat kenaikan 2,7%. Token seperti Cardano dan Polygon masing-masing turun 0,6% dan 3,2%, sedangkan Dogecoin tidak mengalami perubahan berarti.

Pasar kripto juga dipengaruhi oleh sentimen dari perusahaan besar. Michael Saylor, CEO Strategy, mengisyaratkan potensi pembelian tambahan Bitcoin oleh perusahaannya, meskipun baru-baru ini mengumumkan kerugian belum terealisasi sebesar $5,9 miliar pada portofolio aset digitalnya.