ASIAWORLDVIEW – Produk unggulan ponsel lipat tiga Huawei Mate XT kembali membuat kejutan. Menurut blogger teknologi yang dikenal sebagai “Konsultan Chip Cerdas” di Weibo, ponsel lipat ambisius Huawei kini telah melewati tonggak sejarah yang mengesankan dalam hal penjualan.
Huawei Mate XT telah terjual lebih dari 400.000 unit, sebuah angka yang luar biasa untuk sebuah smartphone dengan harga yang mahal. Diluncurkan pada bulan September tahun lalu, Huawei Mate XT memulai debutnya sebagai smartphone yang dapat dilipat tiga kali lipat pertama di dunia. Ponsel ini langsung menarik perhatian karena faktor bentuknya yang unik dan inovasi teknologinya. Permintaan awal jauh melebihi pasokan.
Baca Juga: Huawei Mate 70 Pro+ Raih Skor Teratas dari AnTuTu, Desain Menarik dan Fitur Canggih
Di China, ponsel ini selalu laris manis, kerap kali kehabisan stok. Huawei Mate XT, smartphone tri-fold pertama di dunia, memang telah mendapatkan perhatian yang signifikan dan kesuksesan penjualan.

Perangkat inovatif ini memiliki tiga layar yang dapat dilipat ke dalam berbagai konfigurasi, menawarkan pengalaman pengguna yang futuristik dan serbaguna. Meskipun harganya premium, mulai dari sekitar Rp 43 juta hingga Rp 55 juta, perangkat ini telah menarik perhatian para penggemar teknologi di seluruh dunia.
Pada bulan Februari, Huawei Mate XT memulai debutnya di luar Tiongkok di pasar-pasar, seperti Malaysia, Indonesia, Filipina, Meksiko, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Di pasar global, ponsel ini hanya tersedia dalam konfigurasi 16GB + 1TB.
Dengan Huawei yang memimpin di arena tri-fold, Samsung bersiap untuk memasuki kancah. Smartphone triple-fold pertamanya, yang diberi label internal Q7M dengan nomor model SM-F968, diperkirakan akan diluncurkan pada bulan Oktober. Pengajuan peraturan awal menunjukkan versi yang disesuaikan untuk China dan Korea Selatan, tanpa tanda-tanda peluncuran global.
